- Home
-
- Entertainment
-
- Ternyata Ini Alasan Gerb...
Ternyata Ini Alasan Gerbong Wanita Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL
Rabu, 29 Apr 2026, 13:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Indonesia tengah berduka atas tragedi kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line Cikarang pada Senin, 27 April 2026 malam sekitar pukul 20.56 WIB.
Insiden tersebut terjadi saat rangkaian KRL tertabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek, menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Gerbong wanita yang berada di bagian belakang KRL menjadi bagian yang paling terdampak dalam kecelakaan tersebut. Akibat benturan keras, sebagian besar korban luka maupun korban meninggal dunia diketahui merupakan perempuan.
Bahkan, seluruh korban meninggal dunia yang berhasil dikonfirmasi dilaporkan berjenis kelamin perempuan.
Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya Muhammad Syafii membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban tewas dalam insiden ini merupakan perempuan dewasa. Seluruh jenazah juga telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.
âSaya melihatnya tidak ada (korban anak), semuanya sudah masuk kategori (perempuan) dewasa,â ucapnya.
Menanggapi tragedi ini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi turut memberikan usulan terkait penataan ulang gerbong wanita di KRL.
Ia mengusulkan agar gerbong khusus perempuan tidak lagi ditempatkan di bagian ujung rangkaian, melainkan dipindahkan ke tengah.
âKalau dulu pertimbangannya gerbong wanita ditaruh paling depan dan paling belakang supaya tidak jadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah,â ucap Arifah di RSUD Bekasi, Jawa Barat.
âJadi yang di ujung, atau paling depan dan belakang laki-laki,â lanjutnya.
Sementara itu, Kereta Khusus Wanita (KKW) atau gerbong wanita pada KRL Commuter Line sebenarnya telah diresmikan sejak 2010 oleh Kementerian Perhubungan.
Kebijakan ini dibuat untuk memisahkan penumpang laki-laki dan perempuan demi meningkatkan keamanan serta kenyamanan penumpang wanita.
Dalam setiap rangkaian KRL, terdapat dua gerbong KKW yang ditandai stiker khusus berwarna pink, biasanya ditempatkan di bagian paling depan dan paling belakang kereta.
Tujuan utamanya adalah mencegah pelecehan seksual yang masih kerap terjadi di transportasi umum, sekaligus menyediakan ruang aman bagi perempuan.
Penempatan di ujung rangkaian juga dimaksudkan untuk memudahkan penumpang menemukan gerbong khusus tersebut serta memperlancar akses naik dan turun di stasiun.
Namun, setelah sejumlah insiden kecelakaan KRL terjadi, posisi ini kini kembali menjadi sorotan karena dianggap berada di titik rawan benturan atau âbumperâ rangkaian kereta.
- Alasan Gerbong Khusus Perempuan Selalu di Belakang Kereta
- Gerbong Wanita Dipindah
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.