Inovasi Ramah Lingkungan Tercoreng? Profil Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Viral karena Kecelakaan
Selasa, 28 Apr 2026, 10:16 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Green SM Indonesia belakangan ramai diperbincangkan setelah salah satu armadanya diduga terlibat dalam insiden kecelakaan beruntun di kawasan Bekasi yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuterline.
Peristiwa tersebut membuat publik mulai menyoroti lebih jauh profil perusahaan taksi listrik asal Vietnam ini, yang sebenarnya tergolong pemain baru di industri transportasi Indonesia.
Green SM Indonesia merupakan bagian dari ekspansi global perusahaan teknologi dan otomotif asal Vietnam, Vingroup. Di bawah naungan konglomerasi besar tersebut, Green SM beroperasi melalui entitas lokal bernama PT Xanh SM Green.
Kehadirannya di Indonesia menandai langkah ambisius Vingroup dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik ke pasar Asia Tenggara, khususnya di sektor transportasi publik berbasis aplikasi.
Perusahaan ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada Maret 2023 oleh pendiri Vingroup, Pham Nhat Vuong. Ia mengumumkan peluncuran Green and Smart Mobility (GSM), sebuah perusahaan yang berfokus pada penyewaan kendaraan listrik serta layanan mobilitas cerdas.
GSM disebut sebagai pionir dalam pengembangan kendaraan listrik multi-platform, menggabungkan teknologi, keberlanjutan, dan layanan transportasi modern dalam satu ekosistem.
Di negara asalnya, Vietnam, Green SM dikenal sebagai layanan taksi listrik pertama yang beroperasi secara luas. Berbeda dengan layanan ride-hailing konvensional, Green SM mengandalkan armada kendaraan listrik sepenuhnya, yang diklaim lebih ramah lingkungan dan efisien.
Konsep ini kemudian dibawa ke pasar internasional, termasuk Indonesia, sebagai bagian dari strategi global perusahaan.
Green SM resmi menjajaki pasar Indonesia pada 2024. Pada tahap awal, perusahaan ini melakukan uji coba layanan gratis di sejumlah wilayah Jakarta hingga akhir tahun tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memperkenalkan pengalaman berkendara berbasis kendaraan listrik kepada masyarakat sekaligus mengukur respons pasar.
Dengan desain kendaraan yang modern serta pendekatan layanan yang mengedepankan kenyamanan, Green SM mencoba memposisikan diri sebagai alternatif dari taksi konvensional maupun layanan transportasi online yang sudah lebih dulu mapan.
Namun, insiden kecelakaan yang menyeret nama Green SM menjadi tantangan besar bagi citra perusahaan. Sebagai pemain baru yang membawa konsep ramah lingkungan, ekspektasi publik terhadap standar keselamatan dan keandalan armada tentu sangat tinggi.
Dugaan bahwa salah satu unit kendaraan mengalami kendala di lokasi krusial seperti perlintasan kereta api menimbulkan pertanyaan serius mengenai kesiapan operasional dan sistem keamanan yang diterapkan.
Terlepas dari kontroversi yang berkembang, kehadiran Green SM tetap mencerminkan perubahan arah industri transportasi menuju elektrifikasi dan keberlanjutan.
Perusahaan ini membawa visi besar untuk menghadirkan mobilitas masa depan yang lebih bersih dan efisien. Namun, insiden yang terjadi menjadi pengingat bahwa inovasi teknologi harus berjalan seiring dengan jaminan keselamatan yang ketat.
Ke depan, publik akan menanti bagaimana Green SM Indonesia merespons situasi ini, baik melalui transparansi investigasi maupun langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan.
Dalam industri transportasi, kepercayaan adalah fondasi utama, dan setiap insiden menjadi ujian nyata bagi kredibilitas perusahaan.*
- profil Green SM
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.