Viral Terapi Balita di Palembang Bikin Ngeri, IDAI Sumsel Turun Tangan Selidiki Dugaan Eksploitasi
Jum'at, 24 Apr 2026, 13:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Sebuah video viral terapi balita di Palembang baru-baru ini memicu kecaman publik setelah memperlihatkan metode pengobatan tradisional yang dinilai membahayakan keselamatan anak.
Dalam rekaman yang beredar, seorang bayi tampak menangis histeris saat menjalani prosedur yang diunggah oleh akun Rumah SiRiH Palembang, hingga memicu desakan agar IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan KPAI segera turun tangan.
Banyak pihak mengkhawatirkan adanya unsur eksploitasi dan perlakuan kasar yang dibungkus dengan kedok pengobatan alternatif. Simak kronologi lengkap, respons tenaga medis, serta langkah tegas yang diambil otoritas kesehatan untuk mengusut tuntas praktik yang meresahkan orang tua ini.
Metode Pengobatan yang Memicu Kontroversi
Dalam video yang diunggah oleh akun "Rumah SiRiH Palembang", terlihat seorang balita menangis histeris saat tubuhnya diusap menggunakan media daun oleh seorang terapis.
Meski pengunggah video mengklaim bahwa terapi tersebut membuat sang anak tidur lebih nyenyak, publik justru melihat hal sebaliknya sebagai tindakan yang traumatis bagi balita.
Desakan kepada Tenaga Medis dan Otoritas
Keresahan ini mulai meluas setelah akun @teuku.farhan.alf menyuarakan keprihatinannya. Ia meminta para ahli kesehatan, seperti Dokter Tirta dan Dokter Gia, serta dokter spesialis anak untuk memberikan penjelasan medis mengenai risiko dari tindakan tersebut.
Pihak-pihak terkait juga didorong untuk bertindak, di antaranya:
-
Dinas Kesehatan: Dipertanyakan mengenai pengawasan terhadap praktik pengobatan yang tidak terstandarisasi.
-
KPAI: Diminta turun tangan karena adanya dugaan eksploitasi dan perlakuan kasar terhadap anak di bawah umur.
Respons Cepat IDAI Sumsel
Menanggapi kegaduhan tersebut, dilaporkan bahwa tim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Selatan berencana melakukan kunjungan ke lokasi praktik tersebut pada sore hari (24/4/2026).
Langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang klarifikasi, tetapi juga menghasilkan tindakan tegas guna mencegah adanya korban jiwa atau cedera pada anak di masa depan.
Kemarahan Warganet
Sentimen negatif membanjiri kolom komentar. Banyak warganet yang menyayangkan sikap orang tua karena dianggap membiarkan anak mereka menjalani prosedur yang terlihat kasar dan membahayakan.
Publik berharap agar para orang tua lebih selektif dalam memilih pengobatan dan selalu mengutamakan jalur medis yang sudah teruji keamanannya.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih metode pengobatan bagi buah hati mereka.
Pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan terhadap praktik pengobatan tradisional sangat diperlukan agar tindakan yang tidak terstandarisasi secara medis tidak lagi memakan korban.
Mari kita kawal terus perkembangan kasus ini dan pastikan perlindungan terhadap hak serta keselamatan anak tetap menjadi prioritas utama.
- Terapi Balita Viral
- Pengobatan Tradisional
Redaktur: Sarah Ramadhani
Penulis: Sarah Ramadhani
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.