Syarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim Miliki 13 Anak, Kenali Risiko Kehamilan Terlalu Dekat

Kamis, 23 Apr 2026, 07:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Syarifah Suraidah, istri dari politikus Rudy Mas’ud, tengah menjadi sorotan publik karena kehidupan keluarganya yang tak biasa.

Ia diketahui memiliki 13 orang anak, jumlah yang tergolong sangat besar di era modern saat banyak keluarga justru memilih memiliki dua hingga tiga anak saja.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@syarifahsuraidah

Kehidupan rumah tangga mereka kerap menarik perhatian, apalagi pasangan ini sering membagikan momen kebersamaan bersama anak-anak mereka di media sosial. Tak heran, keluarga ini pun mendapat julukan “Bani Harum” dari warganet.

Besarnya jumlah anggota keluarga ini bahkan kerap dibandingkan dengan keluarga Gen Halilintar yang lebih dulu dikenal publik dengan banyak anak.

Namun di balik kekaguman dan rasa penasaran masyarakat terhadap keharmonisan keluarga besar tersebut, muncul pula pertanyaan penting mengenai kesehatan, khususnya bagi sang ibu yang mengalami kehamilan berulang kali.

Risiko Kehamilan Berulang

Secara medis, hamil terus-menerus tanpa jeda yang cukup dapat membawa sejumlah risiko bagi kesehatan perempuan.

Tubuh wanita membutuhkan waktu untuk pulih setelah melahirkan, baik secara fisik maupun hormonal. Jika jarak antar kehamilan terlalu dekat, tubuh belum sepenuhnya siap untuk menghadapi kehamilan berikutnya.

Hal ini bisa meningkatkan risiko anemia karena cadangan zat besi yang belum kembali optimal.

Selain itu, kehamilan berulang juga dapat meningkatkan kemungkinan komplikasi seperti tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, hingga gangguan pada plasenta.

Risiko persalinan prematur dan bayi dengan berat lahir rendah juga cenderung lebih tinggi pada ibu yang terlalu sering hamil dalam waktu berdekatan. Kondisi ini tentu perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi.

Tak hanya fisik, kesehatan mental juga bisa terdampak. Mengurus banyak anak dengan kebutuhan yang berbeda-beda dapat menjadi beban emosional tersendiri.

Tanpa dukungan yang memadai, ibu berisiko mengalami stres kronis hingga depresi pasca melahirkan. Oleh karena itu, peran pasangan dan lingkungan sekitar sangat penting dalam menjaga keseimbangan mental ibu.

Para ahli kesehatan umumnya menyarankan adanya jarak ideal antara kehamilan, yaitu sekitar 2 hingga 3 tahun. Jarak ini memberi waktu bagi tubuh untuk pulih dan mempersiapkan kondisi terbaik untuk kehamilan berikutnya.

Selain itu, perencanaan keluarga yang matang juga dapat membantu memastikan kesehatan ibu tetap terjaga.

Meski demikian, setiap keluarga memiliki pilihan dan pertimbangannya masing-masing. Dalam kasus Syarifah Suraidah, publik melihat sisi inspiratif dari kebersamaan keluarga besar yang tampak hangat dan harmonis.

Namun di sisi lain, penting untuk tetap memahami bahwa kesehatan ibu adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa di balik kehidupan keluarga besar yang terlihat bahagia, ada aspek kesehatan yang perlu diperhatikan secara serius.

Edukasi mengenai pentingnya jarak kehamilan dan perawatan kesehatan ibu menjadi hal yang sangat penting, agar setiap kehamilan dapat dijalani dengan aman dan sehat.*

  • Syarifah Suraidah
  • Istri Gubernur Kaltim

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.