Sosok Matthieu Blazy: Dari Bottega Veneta ke Chanel, Desainer Revolusioner yang Mengubah Wajah Mode Masa Kini

Kamis, 23 Apr 2026, 16:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Siapa sangka, pria kelahiran Paris pada 27 Juni 1984, Matthieu Blazy, yang kini dikenal sebagai kreator di balik Chanel, pernah merintis karier di dunia fashion dari bawah. Menjadi seorang desainer berbakat yang telah bekerja di sejumlah rumah mode terkemuka, Matthieu Blazy telah mengguncang industri fashion dengan pendekatan yang penuh imajinasi dan transformatif.

Matthieu Blazy memulai kariernya di dunia mode setelah lulus dari Ecole nationale superieure des arts visuels de La Cambre di Brussels. Dari sana, perjalanan karier Matthieu Blazy mulai bersinar ketika Raf Simons, yang saat itu menjadi juri untuk koleksi kelulusannya, langsung merekrutnya.

Tidak lama setelah itu, Matthieu Blazy bergabung dengan Maison Margiela, tempat ia menonjol dengan teknik kolase avant garde dan koleksi wanita yang penuh eksperimen. Di sana, Matthieu Blazy turut merancang topeng Ye yang ikonis untuk Kanye West dalam tur Yeezus pada 2013, menegaskan reputasinya sebagai desainer yang mampu menggabungkan seni dan mode dengan cara yang unik.

Ket. Foto: Matthieu Blazy. — Sumber: Istimewa

Namun, puncak kesuksesannya datang ketika Matthieu Blazy bergabung dengan Bottega Veneta pada 2020. Di bawah kepemimpinan Matthieu Blazy, rumah mode ini mengalami transformasi besar. Di sana, Matthieu Blazy memperkenalkan desain revolusioner seperti celana denim kulit trompe l œil, tas Kalimero yang ikonis, dan bahkan sandal kulit rajut yang menjadi fenomena.

Dikenal dengan gaya manajerial yang inklusif dan egaliter, Matthieu Blazy membuat seluruh tim kreatifnya terlibat langsung dalam proses desain, menciptakan suasana yang lebih kolaboratif dan inovatif. Keberhasilannya di Bottega Veneta menjadikannya sebagai Magician of Milan, julukan yang diberikan kritikus mode Vanessa Friedman.

Namun, karier Blazy tidak berhenti di situ. Pada akhir 2024, dunia mode dikejutkan dengan pengumuman Matthieu Blazy akan mengambil alih kursi Creative Director di Chanel, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat Virginie Viard. Keputusan ini menandai babak baru dalam perjalanan Matthieu Blazy, yang kini diberi tanggung jawab untuk melanjutkan warisan Gabrielle Chanel yang legendaris.

Dalam peran baru ini, Blazy berjanji membawa Chanel ke era modern tanpa melupakan akar-akar tradisionalnya. Dengan latar belakang yang kaya dalam desain avant garde, Matthieu Blazy diharapkan mampu menghadirkan koleksi yang tidak hanya ikonik, tetapi juga penuh kejutan dan inovasi.

Jika di Bottega Veneta Matthieu Blazy berhasil mendobrak batasan-batasan konvensional, kini semua mata tertuju pada langkahnya selanjutnya bersama Chanel.

Selain kesuksesannya di dunia mode, Matthieu Blazy juga dikenal dengan kehidupan pribadinya yang sederhana. Matthieu Blazy pernah menjalin hubungan dengan desainer fashion Pieter Mulier hingga 2023. Kini, Matthieu Blazy fokus pada karier dan visi kreatifnya yang semakin berkembang.

Dengan segudang prestasi dan ambisi yang tak terbendung, Matthieu Blazy menjadi nama yang pasti akan terus menggema di dunia fashion dalam beberapa tahun ke depan.

Apa yang akan Matthieu Blazy bawa ke Chanel? Dunia mode tak sabar menunggu.

  • Bottega Veneta
  • Chanel

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.