Hair Check! 3 Penyebab Rambut Tetap Berminyak Meski Keramas Tiap Hari

Rabu, 22 Apr 2026, 16:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Rambut yang tetap berminyak dan lepek meski sudah keramas setiap hari sering kali membuat frustrasi.

Banyak orang mengira bahwa semakin sering mencuci rambut, semakin bersih dan segar hasilnya. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian.

Ket. Foto: ilustrasi rambut berminyak — Sumber: Freepik.com

Ada beberapa penyebab yang justru membuat rambut tetap terlihat berminyak walau rutinitas keramas sudah dilakukan secara rutin.

Salah satu penyebab utama adalah produksi sebum yang berlebihan di kulit kepala. Sebum merupakan minyak alami yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous untuk menjaga kelembapan rambut.

Ketika produksi ini berlebih, rambut akan cepat terlihat lepek. Ironisnya, keramas setiap hari justru bisa memicu kondisi ini. Saat kulit kepala kehilangan minyak alaminya terlalu sering, tubuh akan “mengkompensasi” dengan memproduksi lebih banyak sebum.

Salah Shampo

Selain itu, pemilihan sampo yang kurang tepat juga berperan besar. Produk yang terlalu berat atau mengandung banyak silikon dapat meninggalkan residu di rambut.

Alih-alih bersih, rambut justru terasa licin tetapi berat dan tampak berminyak. Tidak semua jenis sampo cocok untuk setiap tipe rambut, sehingga penting untuk menyesuaikan dengan kondisi kulit kepala, terutama jika cenderung berminyak.

Salah Cara Keramas

Cara keramas yang kurang benar juga bisa menjadi faktor. Misalnya, tidak membilas sampo hingga benar-benar bersih akan menyisakan residu yang menumpuk.

Begitu pula dengan penggunaan kondisioner yang diaplikasikan terlalu dekat dengan akar rambut. Kondisioner seharusnya digunakan di bagian tengah hingga ujung rambut, bukan di kulit kepala.

Faktor lain yang sering diabaikan adalah kebiasaan sehari-hari. Menyentuh rambut terlalu sering, penggunaan alat styling yang kotor, hingga sarung bantal yang jarang diganti dapat memindahkan minyak dan kotoran ke rambut. Hal-hal kecil ini dapat mempercepat rambut menjadi lepek meski baru saja dicuci.

Perubahan Hormon

Selain itu, kondisi hormon juga dapat memengaruhi produksi minyak. Perubahan hormon, seperti saat stres atau kurang tidur, dapat merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif. Pola makan yang tinggi lemak dan gula juga dapat berkontribusi terhadap kondisi kulit kepala yang lebih berminyak.

Untuk mengatasi masalah ini, tidak selalu berarti harus lebih sering keramas. Justru, mengurangi frekuensi keramas secara bertahap dapat membantu menyeimbangkan produksi minyak alami.

Menggunakan sampo khusus untuk rambut berminyak, menjaga kebersihan alat dan lingkungan sekitar rambut, serta memperhatikan pola hidup sehat bisa memberikan perubahan yang signifikan.

Memahami penyebabnya adalah langkah awal yang penting. Dengan pendekatan yang tepat, rambut yang sehat, ringan, dan tidak mudah lepek bukanlah hal yang sulit untuk dicapai.*

  • Penyebab rambut berminyak

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.