Sering Dianggap Bercanda, 8 Candaan Ini Bisa Masuk Kategori Pelecehan Seksual!

Kamis, 16 Apr 2026, 14:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Candaan sering dianggap sebagai bumbu dalam pergaulan sehari-hari. Namun, tidak semua humor bisa diterima begitu saja. Beberapa jenis candaan yang terlihat “ringan” ternyata bisa masuk ke dalam kategori pelecehan seksual tanpa disadari.

Fenomena ini menjadi sorotan karena masih banyak orang yang menganggap komentar bernuansa seksual sebagai hal biasa atau sekadar lelucon. Padahal, bagi sebagian orang, hal tersebut bisa menimbulkan rasa tidak nyaman hingga berdampak psikologis serius.

Ket. Foto: — Sumber: Shutterstock

Pelecehan seksual sendiri tidak selalu berbentuk tindakan fisik. Banyak kasus justru berawal dari ucapan, gestur, hingga interaksi digital yang dianggap “cuma bercanda”.

1. Candaan Verbal Bernuansa Seksual

Komentar tentang tubuh, rayuan yang tidak diinginkan, hingga panggilan bernada seksual bisa termasuk pelecehan jika membuat orang lain tidak nyaman.

2. Siulan atau Komentar di Tempat Umum

Siulan atau komentar yang ditujukan pada penampilan seseorang sering dianggap hal biasa, padahal bisa membuat korban merasa terganggu dan tidak aman.

3. Candaan di Media Sosial atau Chat

Pesan bernuansa seksual, DM tidak pantas, hingga komentar vulgar di media sosial juga termasuk bentuk pelecehan digital.

4. Tatapan atau Gestur Tidak Pantas

Menatap bagian tubuh tertentu atau melakukan gestur bernuansa seksual tanpa persetujuan juga dapat membuat orang lain merasa risih.

5. Candaan yang Mengandung Intimidasi

Lelucon yang merendahkan atau memberi tekanan emosional juga bisa masuk kategori pelecehan jika menimbulkan rasa takut.

6. Humor Seksual yang Dipaksakan

Memaksa orang lain tertawa atau ikut dalam candaan seksual yang tidak nyaman merupakan bentuk pelanggaran batas pribadi.

7. Candaan Berulang yang Mengganggu

Jika candaan bernuansa seksual dilakukan berulang meski sudah ditolak, itu sudah masuk bentuk pelecehan.

8. Candaan yang Menyasar Kehidupan Pribadi

Pertanyaan atau lelucon yang terlalu dalam ke ranah seksual pribadi seseorang juga termasuk pelanggaran batas.

Perlu Lebih Sadar Batasan

Banyak orang tidak menyadari bahwa humor bisa berubah menjadi sesuatu yang menyakitkan. Padahal, batas antara “candaan” dan “pelecehan” sangat ditentukan oleh kenyamanan orang yang menjadi targetnya.

Jika sudah membuat orang lain merasa tidak nyaman, maka itu bukan lagi sekadar bercanda.

  • Pelecehan Seksual
  • kasus pelecehan seksual

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.