Keseringan Makan Tempe Bikin Pria Mandul? Simak Fakta Ilmiahnya
Selasa, 14 Apr 2026, 07:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Tempe sudah lama jadi sahabat setia di meja makan masyarakat Indonesia. Harganya terjangkau, rasanya lezat, dan kandungan gizinya pun tidak main-main.Â
Namun belakangan ini, muncul kekhawatiran yang cukup mengganggu, apakah terlalu sering makan tempe bisa membuat pria menjadi mandul?
Isu ini ramai diperbincangkan, terutama karena tempe berasal dari kedelai yang mengandung fitoestrogen, senyawa yang disebut-sebut mirip hormon estrogen. Banyak yang kemudian mengaitkannya dengan penurunan hormon testosteron pada pria.Â
Sekilas terdengar masuk akal, tapi benarkah demikian?
Fitoestrogen Tidak Sama dengan Hormon Estrogen
Tempe mengandung isoflavon, salah satu jenis fitoestrogen yang secara struktur memang menyerupai hormon estrogen. Namun, kesamaan ini sering disalahartikan. Faktanya, efek fitoestrogen dalam tubuh manusia jauh lebih lemah dibandingkan hormon estrogen asli.
Sejumlah penelitian ilmiah telah membuktikan hal ini. Salah satunya adalah studi yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility tahun 2010, yang menemukan konsumsi kedelai tidak berhubungan dengan penurunan kadar testosteron pada pria sehat.
Lebih lanjut, analisis dari jurnal Reproductive Toxicology tahun 2021 juga menegaskan bahwa asupan protein kedelai maupun isoflavon tidak memengaruhi kadar testosteron, baik total maupun bebas. Artinya, anggapan bahwa fitoestrogen dalam tempe bisa mengganggu hormon pria tidak didukung bukti ilmiah kuat.
Seberapa Banyak Kandungan Isoflavon dalam Tempe?
Dalam 100 gram tempe, terkandung sekitar 50â55 mg isoflavon. Namun, dalam konsumsi sehari-hari, porsi tempe biasanya hanya sekitar 30â50 gram per makan. Ini berarti jumlah isoflavon yang masuk ke tubuh berkisar antara 15â25 mg saja.
Bahkan dalam penelitian yang menguji konsumsi isoflavon hingga lebih dari 75 mg per hari, tidak ditemukan penurunan kadar testosteron pada pria. Jadi, jika hanya makan tempe dalam porsi wajar, tidak ada alasan untuk khawatir soal kesuburan.
Kesuburan Pria Tidak Ditentukan Tempe
Perlu dipahami, kesuburan pria adalah hasil dari banyak faktor, bukan hanya satu jenis makanan. Gaya hidup justru memainkan peran yang jauh lebih besar.
Beberapa faktor yang terbukti memengaruhi kualitas sperma antara lain:
- Kebiasaan merokok.Â
- Konsumsi alkohol.Â
- Kurang tidur.Â
- Stres berlebihan.Â
- Berat badan tidak ideal.Â
Bahkan hal sederhana seperti paparan panas berlebih di area testis, misalnya terlalu sering memangku laptop juga bisa berdampak pada produksi sperma.
Selain itu, pola makan yang tidak seimbang, terutama kekurangan nutrisi penting seperti zinc, selenium, dan protein, justru lebih berisiko mengganggu kesehatan reproduksi.
Tempe Justru Punya Banyak Manfaat
Di balik mitos yang beredar, tempe sebenarnya adalah sumber protein nabati yang sangat baik. Dalam 100 gram tempe, terdapat sekitar 20,8 gram protein yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.
Proses fermentasi oleh jamur Rhizopus juga membuat nutrisi dalam tempe lebih mudah diserap. Selain protein, tempe juga mengandung serat, zat besi, magnesium, serta vitamin B yang berperan penting dalam metabolisme.
Tak hanya itu, tempe juga menghasilkan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.
Jadi, Perlukah Takut Makan Tempe?
Jawabannya, tidak. Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan konsumsi tempe dalam jumlah wajar dapat menyebabkan pria menjadi mandul.
Alih-alih menghindari tempe, justru lebih penting untuk menjaga pola hidup sehat secara menyeluruh. Kombinasi antara pola makan seimbang, olahraga, dan manajemen stres jauh lebih berpengaruh terhadap kesuburan dibandingkan sekadar menghindari satu jenis makanan.
Jadi, masih takut makan tempe? Atau justru sekarang makin yakin untuk tetap menikmatinya tanpa rasa khawatir?
- Tempe
- penyebab kemandulan
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.