Lawan Terik Matahari, Cara Cerdas Merawat Kulit Saat Sinar UV Tinggi

Senin, 13 Apr 2026, 18:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Cuaca dengan paparan sinar ultraviolet (UV) ekstrem menjadi tantangan serius bagi kesehatan kulit.

Dalam kondisi seperti ini, kulit tidak hanya berisiko mengalami sunburn, tetapi juga penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga kerusakan jangka panjang.

Ket. Foto: ilustrasi foto merawat kulit saat UV ekstreme — Sumber: Freepik.com

Oleh karena itu, penting untuk memahami cara merawat kulit secara tepat agar tetap sehat dan terlindungi.

No Skip Sunscreen

Langkah paling mendasar adalah penggunaan tabir surya atau sunscreen. Pilih produk dengan minimal SPF 30 dan perlindungan broad spectrum yang mampu menangkal sinar UVA dan UVB.

Sunscreen sebaiknya diaplikasikan 15–20 menit sebelum keluar rumah dan diulang setiap dua hingga tiga jam, terutama jika berkeringat atau setelah terkena air.

Banyak orang hanya menggunakan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan, padahal sinar UV tetap bisa menembus kaca dan memengaruhi kulit meski berada di dalam ruangan.

Gunakan Topi atau Payung

Selain sunscreen, perlindungan fisik juga sangat penting. Menggunakan topi lebar, kacamata hitam, dan pakaian berlengan panjang dapat membantu mengurangi paparan langsung sinar matahari.

Pilih bahan yang ringan namun tetap mampu melindungi kulit agar tetap nyaman digunakan di cuaca panas.

Pakai Pelembap

Perawatan kulit juga perlu difokuskan pada hidrasi. Paparan UV ekstrem dapat membuat kulit kehilangan kelembapan lebih cepat, sehingga rentan menjadi kering dan kusam.

Gunakan pelembap yang mengandung bahan seperti hyaluronic acid atau ceramide untuk menjaga kelembapan alami kulit. Tidak kalah penting, perbanyak konsumsi air putih agar hidrasi kulit terjaga dari dalam.

Bersihkan Kulit

Membersihkan kulit secara rutin juga menjadi kunci penting. Debu, keringat, dan sisa sunscreen yang menumpuk dapat menyumbat pori-pori dan memicu masalah kulit.

Gunakan pembersih wajah yang lembut dua kali sehari untuk menjaga kebersihan kulit tanpa merusak lapisan pelindung alaminya.

Selain itu, penggunaan produk dengan kandungan antioksidan seperti vitamin C atau vitamin E dapat membantu melawan efek buruk radikal bebas akibat paparan sinar UV.

Antioksidan bekerja memperbaiki kerusakan kulit sekaligus menjaga kecerahan dan elastisitasnya.

Kurangi Paparan UV

Tidak kalah penting adalah mengatur waktu aktivitas di luar ruangan. Hindari paparan matahari langsung antara pukul 10.00 hingga 16.00, saat intensitas UV berada pada puncaknya.

Jika harus beraktivitas di jam tersebut, pastikan perlindungan kulit dilakukan secara maksimal.

Terakhir, perhatikan tanda-tanda kerusakan kulit. Jika kulit mulai menunjukkan kemerahan berlebih, iritasi, atau perubahan warna yang tidak biasa, segera lakukan perawatan lebih lanjut atau konsultasikan dengan ahli kulit.

Merawat kulit di tengah kondisi UV ekstrem bukan sekadar soal estetika, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan.

Dengan langkah yang tepat dan konsisten, kulit dapat tetap terlindungi, sehat, dan bercahaya meski berada di bawah teriknya matahari.*

  • merawat kulit saat UV ekstreme

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.