Koreo Dianggap Terlalu Vulgar, KATSEYE Tuai Kritikan Saat Tampil di Coachella

Senin, 13 Apr 2026, 16:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penampilan girl group global KATSEYE di panggung Coachella baru-baru ini menuai sorotan tajam, bukan hanya karena energi dan konsep visual yang mereka hadirkan, tetapi juga karena kontroversi yang mengiringi koreografi mereka.

Alih-alih mendapat pujian penuh, grup ini justru menghadapi gelombang kritik, terutama dari netizen Korea Selatan yang menilai penampilan tersebut terlalu sugestif.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@katseyeworld

20260413122023_Screenshot_49.jpg

Kontroversi ini bermula dari sebuah unggahan viral di forum komunitas Korea, Instiz. Dalam unggahan tersebut, disorot momen interaksi panggung antara dua anggota, Megan dan Lara, yang dianggap melampaui batas oleh sebagian penonton.

Adegan tersebut dinilai terlalu “dipaksakan” dan bahkan dilabeli sebagai bentuk “queerbaiting” oleh sejumlah komentator. Istilah ini merujuk pada praktik menampilkan isyarat hubungan sesama jenis demi menarik perhatian, tanpa representasi yang dianggap tulus.

Kritik yang muncul tidak hanya berhenti pada aspek koreografi. Sejumlah netizen juga menyoroti adanya ketidaksesuaian antara persona panggung KATSEYE yang provokatif dengan citra pribadi para anggotanya di luar panggung.

Bagi sebagian pihak, perbedaan ini terasa janggal dan menimbulkan kesan bahwa konsep yang diusung tidak sepenuhnya autentik, melainkan sekadar strategi untuk menarik perhatian global.

Di sisi lain, reaksi dari penonton internasional menunjukkan nuansa yang berbeda. Beberapa penggemar mengapresiasi keberanian grup tersebut dalam mengeksplorasi konsep yang lebih dewasa dan berani, mengingat panggung Coachella dikenal sebagai ruang ekspresi artistik yang bebas.

Namun demikian, tidak sedikit pula yang mengungkapkan kekhawatiran terkait kesesuaian penampilan tersebut, terutama karena festival ini juga dihadiri oleh penonton dari berbagai usia, termasuk remaja.

Perdebatan ini mencerminkan perbedaan perspektif budaya yang cukup tajam. Apa yang dianggap sebagai ekspresi artistik yang wajar di satu konteks, bisa dipandang sebagai sesuatu yang berlebihan atau tidak pantas di konteks lain.

KATSEYE, sebagai grup dengan target pasar global, kini berada di persimpangan antara memenuhi ekspektasi audiens internasional dan tetap mempertahankan sensitivitas terhadap nilai-nilai budaya tertentu.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak KATSEYE terkait kontroversi tersebut. Namun, respons publik yang begitu kuat menunjukkan bahwa setiap detail dalam penampilan mereka kini berada di bawah pengawasan ketat.

Dalam industri hiburan yang semakin terhubung secara global, respons seperti ini bukanlah hal baru, melainkan bagian dari dinamika yang harus dihadapi para artis.

Ke depan, menarik untuk melihat bagaimana KATSEYE akan menavigasi kritik ini. Apakah mereka akan menyesuaikan konsep panggung mereka, atau justru tetap konsisten dengan identitas artistik yang telah dibangun?

Yang jelas, kontroversi ini telah menempatkan mereka dalam sorotan yang lebih besar, sekaligus menguji sejauh mana batas ekspresi dapat diterima oleh audiens yang beragam.*

  • KATSEYE dikritik

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.