6 Penyebab Jerawat Hormon yang Sering Diabaikan, Ini Cara Mengatasinya

Jum'at, 10 Apr 2026, 06:00 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jerawat hormonal menjadi salah satu masalah kulit yang sering muncul meski rutinitas skincare sudah maksimal. Penyebab utamanya bukan hanya kotoran atau produk yang salah, tapi juga ketidakseimbangan hormon di tubuh.
Hormon seperti androgen, estrogen, progesteron, kortisol, insulin, dan tiroid dapat memicu produksi minyak berlebih, menyumbat pori-pori, dan akhirnya menimbulkan jerawat. Memahami hormon penyebab jerawat dan cara mengatasinya menjadi langkah penting agar kulit tetap sehat, bersih, dan bebas jerawat.

Berikut 6 hormon penyebab jerawat.
1. Androgen (Testosteron) dan Jerawat
Androgen adalah hormon yang paling sering dikaitkan dengan munculnya jerawat, terutama pada masa pubertas. Hormon ini merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak sebum. Saat sebum berlebih, pori-pori tersumbat dan bakteri penyebab jerawat berkembang, menimbulkan jerawat inflamasi maupun kistik.

Siapa yang rentan?
- Remaja yang memasuki pubertas.
- Wanita dengan PCOS (Polycystic Ovary Syndrome).
- Wanita menjelang menstruasi.
Cara Mengatasinya
- Gunakan produk skincare dengan retinoid atau benzoyl peroxide untuk mengurangi sebum.
- Konsultasikan ke dokter kulit untuk terapi hormonal jika perlu.

2. Estrogen dan Perannya dalam Kulit
Estrogen membantu menyeimbangkan produksi minyak kulit. Ketika kadar estrogen turun, kulit menjadi lebih berminyak dan jerawat mudah muncul. Kondisi ini sering terjadi:
- Menjelang menstruasi
- Setelah melahirkan
- Menopause
Cara Mengatasinya
- Konsumsi makanan kaya fitoestrogen, seperti kedelai dan biji-bijian.
- Gunakan skincare ringan non-komedogenik agar pori tidak tersumbat.

3. Progesteron dan Jerawat “PMS”
Setelah ovulasi, hormon progesteron meningkat. Dampaknya: kulit sedikit bengkak, pori-pori menyempit, dan minyak terjebak di kulit, memicu jerawat menjelang menstruasi, khususnya di dagu dan rahang.

Tips mengurangi jerawat PMS:
- Gunakan krim topikal seperti tretinoin atau benzoyl peroxide.
- Perhatikan pola makan rendah gula dan lemak jenuh.
4. Kortisol: Hormon Stres yang Memicu Jerawat
Kortisol dikenal sebagai hormon stres. Saat stres meningkat, produksi minyak kulit ikut naik dan peradangan kulit memburuk. Akibatnya, jerawat lebih besar, merah, dan sulit sembuh.

Cara mengatasinya:
- Praktikkan manajemen stres: meditasi, olahraga, tidur cukup.
- Gunakan skincare anti-inflamasi seperti serum dengan niacinamide atau aloe vera

5. Insulin dan Pengaruhnya pada Jerawat
Hormon insulin terkait dengan pola makan tinggi gula dan karbohidrat olahan. Insulin berlebih dapat memicu androgen meningkat, yang menyebabkan produksi sebum berlebih dan jerawat.

Cara mengatasinya:
- Batasi gula, karbohidrat olahan, dan makanan cepat saji.
- Konsumsi makanan rendah indeks glikemik untuk menjaga kadar insulin stabil.

6. Hormon Tiroid dan Keseimbangan Kulit
Tiroid mengatur metabolisme tubuh, termasuk kulit. Ketidakseimbangan hormon tiroid dapat membuat kulit terlalu kering atau terlalu berminyak, menciptakan kondisi yang mendukung munculnya jerawat.

Cara mengatasinya:
- Periksa kesehatan tiroid secara rutin.
- Gunakan pelembap non-komedogenik untuk menjaga kulit tetap seimbang.

Cara Mengatasi Jerawat Hormon Secara Efektif
Jerawat hormonal memerlukan pendekatan berbeda dibanding jerawat biasa. Berikut beberapa strategi yang bisa dilakukan:
- Perawatan Topikal: Krim retinoid, tretinoin, benzoyl peroxide, atau antibiotik topikal.
- Obat Hormonal: Konsultasi ke dokter untuk terapi hormon, pil KB untuk wanita tertentu.
- Pola Hidup Sehat: Diet seimbang rendah gula dan tinggi serat.
- Tidur cukup, olahraga rutin, manajemen stres.
- Perawatan Profesional: Terapi laser atau cahaya untuk jerawat kistik
- Suntikan steroid untuk jerawat inflamasi parah
Jerawat tidak hanya dipicu kotoran atau produk skincare yang salah, tetapi juga hormon dalam tubuh. Androgen, estrogen, progesteron, kortisol, insulin, dan tiroid semuanya berperan dalam munculnya jerawat. Dengan mengenali hormon penyebab jerawat dan mengambil langkah pengobatan yang tepat, Cantiks bisa mengatasi jerawat hormonal lebih efektif dan menjaga kulit tetap sehat.
  • Jerawat
  • Penyebab Jerawat

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.