Baliho Film Aku Harus Mati Dicopot: Dinilai Picu Gangguan Mental, Ini Risiko Bahayanya

Rabu, 08 Apr 2026, 19:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jagat media sosial sempat dibuat geger dengan kemunculan baliho film Aku Harus Mati yang dinilai terlalu ekstrem dan mengganggu kenyamanan publik. Visual makhluk berwarna biru dengan mata merah yang terpampang di ruang terbuka disebut-sebut memicu rasa takut, kecemasan, bahkan kekhawatiran akan dampak psikologis yang lebih serius.

Keluhan warga pun bermunculan. Tak sedikit yang merasa terganggu secara emosional, terutama mereka yang sensitif terhadap konten visual menyeramkan. Bahkan, sebagian pihak menilai materi promosi tersebut berpotensi memicu interpretasi berbahaya terkait isu bunuh diri.

Menanggapi polemik ini, Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat. Koordinasi dilakukan bersama Komisi Penyiaran Indonesia dan Satpol PP untuk menertibkan reklame yang dinilai meresahkan.

Hasilnya, sejumlah baliho langsung diturunkan dari berbagai titik strategis di Jakarta, termasuk di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

Pramono juga menegaskan bahwa praktik pemasaran yang mengandalkan sensasi berlebihan, apalagi menyentuh isu sensitif, tidak boleh terulang. Ia mengingatkan para pelaku industri kreatif dan biro iklan agar lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan pesan kepada publik.

Dampak ke Kesehatan Mental

Ket. Foto: Poster film Aku Harus Mati. — Sumber: Istirahat

Kekhawatiran terhadap baliho ini bukan tanpa alasan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia turut menyoroti potensi bahaya dari materi promosi tersebut.

Menurut pihak Kemenkes, paparan visual dan narasi yang berkaitan dengan bunuh diri, terutama jika disajikan secara dramatis atau tanpa konteks edukatif dapat memicu efek peniruan, khususnya pada individu yang sedang berada dalam kondisi mental rentan.

Direktur terkait di Kemenkes menjelaskan bahwa media memiliki kekuatan besar dalam membentuk persepsi. Ketika bunuh diri digambarkan sebagai jalan keluar atau solusi, hal ini bisa menurunkan batas resistensi seseorang yang tengah mengalami depresi atau tekanan emosional.

Paparan berulang terhadap pesan semacam itu bahkan berisiko memperburuk kondisi psikologis, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat trauma, impulsivitas, atau gangguan kesehatan mental.

Lebih jauh, penyajian yang tidak sensitif terhadap isu kesehatan jiwa dapat menciptakan normalisasi terhadap tindakan berbahaya. Inilah yang menjadi alasan kuat mengapa materi promosi seperti ini perlu diawasi secara ketat.

Pentingnya Etika dalam Iklan Publik

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa ruang publik bukan sekadar tempat promosi, tetapi juga ruang yang harus aman secara psikologis bagi semua orang.

Para ahli menekankan kampanye yang menyentuh isu sensitif seperti kesehatan mental seharusnya melibatkan profesional terkait. Selain itu, pesan yang disampaikan perlu diarahkan pada edukasi, pencegahan, dan dukungan, bukan sekadar sensasi.

Langkah seperti revisi materi promosi, penghapusan visual ekstrem, hingga penyertaan informasi layanan bantuan kesehatan mental dinilai bisa mengubah pesan dari yang provokatif menjadi lebih protektif.

Kontroversi baliho film Aku Harus Mati akhirnya menjadi pelajaran penting bagi banyak pihak. Di tengah persaingan industri kreatif yang semakin ketat, kreativitas tetap harus dibarengi tanggung jawab sosial.

Karena pada akhirnya, sebuah iklan bukan hanya soal menarik perhatian, tetapi juga tentang menjaga keamanan dan kesehatan mental masyarakat luas.
 

  • Kesehatan Mental
  • Aku Harus Mati

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.