Deddy Corbuzier Kecam Oknum yang Manfaatkan Kematian Vidi Aldiano, Sindir Keras Fenomena 'Aji Mumpung'

Minggu, 05 Apr 2026, 16:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - YouTuber kenamaan Deddy Corbuzier secara terbuka meluapkan kekecewaannya terhadap fenomena oknum yang dianggap memanfaatkan momentum kepergian penyanyi Vidi Aldiano demi kepentingan pribadi.

Dalam unggahan terbarunya, Deddy menegaskan pentingnya menjaga empati dan etika di tengah suasana duka yang masih menyelimuti keluarga serta sahabat terdekat.

Ket. Foto: Potret Deddy Corbuzier dan Vidi Aldiano. — Sumber: Istimewa

Meski tidak menyebutkan identitas secara eksplisit, teguran keras ini santer diduga warganet ditujukan kepada konten kreator Egi Fazri. Egi belakangan memicu kontroversi karena dinilai sering mengunggah konten yang mengeksploitasi kemiripan wajahnya dengan mendiang Vidi.

Prioritaskan Etika dan Izin Keluarga

Sebagai sahabat dekat, Deddy menjelaskan bahwa dirinya dan tim sangat berhati-hati dalam mempublikasikan apa pun yang berkaitan dengan almarhum. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menjaga memori Vidi dengan cara yang terhormat.

"Kita sangat berhati-hati mau posting tentang Vidi. Saat bikin buku saja saya meminta izin, bertanya bagaimana baiknya. Karena setiap konten harus dipikirkan matang-matang agar tidak melukai perasaan siapapun," tegas Deddy dalam tayangan Podhub (04/04/2026).

Kritik Tajam Terhadap Fenomena 'Aji Mumpung'

Suasana siniar sempat menegang saat Deddy meluapkan kemarahan terhadap pihak yang dianggap mencari panggung di atas duka orang lain.

Suami Sabrina Chairunnisa ini menegaskan bahwa ia sangat menghindari kesan "aji mumpung" meskipun memiliki kedekatan khusus dengan pelantun Nuansa Bening tersebut.

Deddy menilai tindakan mengeksploitasi kematian sebagai komoditas konten hanya akan menambah rasa sakit hati bagi mereka yang tulus menyayangi Vidi.

Ia memberikan peringatan menohok agar semua pihak berhenti mencari keuntungan sepihak dari sosok yang sudah tiada.

"Teman-temannya pasti sakit hati karena sangat menyayangi Vidi. Jadi berhentilah. Vidi sudah tidak ada, jangan mengambil keuntungan dari orang yang sudah wafat," tutupnya dengan tegas.

Kepergian seseorang seharusnya menjadi momen untuk saling mendoakan, bukan ajang untuk meraup views atau popularitas.

Etika di ruang digital mencerminkan kualitas empati kita sebagai manusia. Bagaimana pendapat Anda mengenai fenomena ini? Sampaikan di kolom komentar.

  • Vidi Aldiano
  • Deddy Corbuzier

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.