- Home
-
- Entertainment
-
- Sponsor Ogah Masuk, Kons...
Sponsor Ogah Masuk, Konser BTS Jadi Pukulan Telak untuk Netflix
Kamis, 26 Mar 2026, 10:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Di balik kesuksesan besar konser comeback BTS yang disiarkan ke seluruh dunia, tersimpan cerita mengejutkan yang jarang diketahui publik. Netflix, sebagai platform yang menayangkan acara spektakuler tersebut, ternyata harus menghadapi kenyataan pahit, gagal mengamankan sponsor meski sudah melakukan berbagai pendekatan ke perusahaan besar.
Konser bertajuk BTS COMEBACK LIVE: ARIRANG yang digelar di Gwanghwamun ini menjadi salah satu proyek ambisius terbesar Netflix tahun ini. Acara tersebut disiarkan secara langsung ke 190 negara dan berhasil menarik perhatian global. Namun di balik layar, upaya untuk menggandeng sponsor dari berbagai sektor justru tidak membuahkan hasil.
Menurut laporan dari industri hiburan, Netflix melakukan negosiasi dengan sejumlah perusahaan besar, mulai dari maskapai penerbangan asal Korea Selatan hingga perusahaan kartu kredit global dan raksasa teknologi berbasis mesin pencari. Nilai kerja sama yang ditawarkan bahkan disebut-sebut mencapai ratusan miliar won Korea. Sayangnya, seluruh pembicaraan tersebut kandas di tahap akhir.
Meski begitu, dari sisi penonton, konser ini tetap mencatat angka impresif. Grup fenomenal BTS berhasil menarik sekitar 18,4 juta penonton pada hari penayangan. Dalam hitungan mingguan, jumlah penonton mencapai 13,1 juta, menjadikannya tayangan non Inggris paling populer secara global pada pekan ketiga Maret.
Tak hanya itu, siaran ini juga menduduki posisi nomor satu di 24 negara, memperkuat status BTS sebagai ikon global yang memiliki basis penggemar luar biasa besar.
Namun, angka tersebut ternyata masih berada di bawah ekspektasi pasar. Sebelumnya, banyak pihak memprediksi jumlah penonton akan menembus puluhan juta, mengingat skala promosi dan popularitas BTS yang mendunia.
Salah satu faktor yang diduga memengaruhi capaian tersebut adalah waktu tayang. Konser berlangsung pukul 8 malam waktu Korea Selatan, yang berarti pagi hari di Amerika Serikat dan siang hari di Eropa. Jadwal ini dianggap kurang ideal karena berada di luar jam utama menonton, terutama di pasar Barat.
Di sisi lain, Netflix sendiri memang dikenal jarang menyertakan iklan atau sponsor dalam konten orisinalnya. Meski ada pengecualian, seperti kolaborasi dengan Kia dalam promosi Squid Game 2, pendekatan ini membuat peluang kerja sama komersial menjadi lebih terbatas.
Untuk proyek BTS ini, Netflix dikabarkan menggelontorkan dana produksi yang sangat besar, bahkan mencapai ratusan miliar won, sambil tetap memberikan hak kekayaan intelektual kepada HYBE sebagai agensi BTS.
Pihak Netflix pun mengonfirmasi pembicaraan dengan berbagai perusahaan memang sempat dilakukan, namun detail kontrak tidak bisa dipublikasikan.
Kisah ini menunjukkan bahkan proyek berskala global dengan nama sebesar BTS pun tidak selalu berjalan mulus dari sisi bisnis. Di tengah kesuksesan angka penonton, realita industri tetap berbicara, strategi, timing, dan model bisnis bisa menentukan hasil akhir, bahkan untuk acara sebesar ini.
- Netflix
- BTS
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.