Spotify dan Liquid Death Rilis Eternal Playlist Urn, Bisa Putar Playlist Sampai ke Kuburan?
Selasa, 24 Mar 2026, 11:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Kolaborasi unik kembali lahir di industri musik dan gaya hidup. Kali ini, Spotify menggandeng Liquid Death untuk menghadirkan produk yang tak biasa, Eternal Playlist Urn, sebuah speaker nirkabel yang dikemas dalam bentuk guci abu kremasi.
Konsepnya terdengar nyentrik, tetapi justru di situlah letak daya tariknya menggabungkan humor gelap, teknologi, dan kecintaan mendalam terhadap musik.
Inovasi Berbalut Dark Humor
Eternal Playlist Urn dirancang sebagai simbol bahwa musik bisa hidup selamanya. Produk ini bukan sekadar speaker Bluetooth biasa, melainkan sebuah pernyataan gaya hidup bagi mereka yang merasa musik adalah bagian tak terpisahkan dari identitas mereka, bahkan hingga akhir hayat.
Dengan desain menyerupai guci memorial, produk ini membawa pendekatan baru terhadap bagaimana orang memaknai warisan personal melalui lagu dan playlist favorit.
Dari sisi teknologi, Eternal Playlist Urn dilengkapi dengan speaker Bluetooth tersembunyi yang terintegrasi di bagian tutupnya. Pengguna dapat dengan mudah menghubungkan perangkat apa pun yang kompatibel, baik smartphone, tablet, maupun laptop untuk memutar playlist favorit mereka kapan saja.
Kualitas audio yang dihasilkan tetap menjadi prioritas, sehingga meski tampilannya unik, fungsi utamanya sebagai speaker tetap optimal.
Menariknya, Spotify juga mendorong pengguna untuk memikirkan konsep âplaylist abadiâ. Artinya, kamu bisa membuat daftar lagu yang benar-benar merepresentasikan dirimu, lagu yang ingin terus diputar bahkan ketika kamu sudah tiada.
Ini memberikan dimensi emosional yang cukup dalam, sekaligus sentuhan humor khas dari Liquid Death yang memang dikenal dengan pendekatan branding yang nyeleneh.
Harga Fantastis
Produk ini sudah tersedia untuk dibeli di Amerika Serikat dengan harga 495 USD, atau sekitar Rp8,9 juta. Namun, Eternal Playlist Urn diproduksi dalam jumlah terbatas, menjadikannya barang koleksi eksklusif.
Tidak heran jika produk ini langsung menarik perhatian para penggemar musik, kolektor, hingga mereka yang menyukai barang-barang unik dan tidak konvensional.
Kolaborasi ini juga menunjukkan bagaimana batas antara teknologi dan ekspresi personal semakin kabur. Spotify, yang selama ini dikenal sebagai platform streaming musik digital, kini memperluas pengaruhnya ke ranah fisik dengan cara yang kreatif.
Sementara Liquid Death berhasil mempertahankan identitas brand-nya yang berani, provokatif, dan berbeda dari yang lain.
Pada akhirnya, Eternal Playlist Urn bukan hanya tentang speaker atau gimmick semata. Ia adalah simbol dari bagaimana musik menjadi bagian dari perjalanan hidup manusia mengiringi momen bahagia, sedih, hingga refleksi terdalam.
Dengan pendekatan yang tidak biasa ini, Spotify dan Liquid Death berhasil menciptakan produk yang bukan hanya didengar, tetapi juga dirasakan maknanya.
Bagi sebagian orang, ini mungkin terdengar aneh. Namun bagi pecinta musik sejati, ide membawa playlist favorit selamanya justru terasa sangat masuk akal.*
- Spotify & Liquid Death
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.