Apa Itu Hilal? Ini Bentuk dan Perannya dalam Menentukan Ramadan dan Idulfitri
Jum'at, 20 Mar 2026, 16:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Hilal merupakan perubahan bentuk bulan yang diamati oleh umat Islam untuk mengetahui awal Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Menurut ilmu falak atau astronomi Islam, hilal ditandai dengan bulan sabit pertama yang dapat terlihat setelah terjadinya konjungsi.
Hilal juga disebut terjadi ketika bulan baru muncul pada arah dekat matahari terbenam yang menjadi acuan permulaan bulan dalam kalender Islam. Namun secara sederhana, hilal merupakan fase bulan itu sendiri.
Pengamatan hilal pada umumnya dilakukan pada hari ke-19 dalam kalender Islam untuk menentukan jika hari berikutnya sudah mengalami pergantian bulan.
Di Indonesia, pengamatan hilal dilakukan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama Kementerian Agama Republik Indonesia. Observasi ini menjadi dasar dalam menetapkan awal Ramadan dan Idulfitri.
BMKG akan melakukan rukyat atau observasi hilal di 27 lokasi di Indonesia untuk menetapkan awal Ramadan dan Idulfitri. Namun, seperti apa sebenarnya bentuk hilal dan bagaimana cara penentuannya?
Bentuk Hilal
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mendefinisikan hilal sebagai salah satu dari lima fase bulan. Hilal ditandai dengan fase bulan baru atau new moon. Pada fase yang juga disebut ijtimak ini, bulan tidak terlihat sepanjang malam.
Pada fase bulan baru, posisi bulan dan matahari berada dalam satu garis edar sehingga menandai awal bulan baru dalam kalender Islam. Oleh karena itu, perubahan bulan dalam kalender Islam ditandai dengan kemunculan bulan sabit muda pertama.
Metode Penentuan Hilal
Pada dasarnya, terdapat dua cara utama untuk menentukan hilal di setiap awal bulan dalam kalender Islam, yaitu sebagai berikut:
1. Rukyat
Metode rukyat atau melihat dengan pandangan mata menjadi salah satu metode yang paling umum digunakan. Istilah rukyat berasal dari bahasa Arab, ra'a, yang berarti melihat atau mengamati.
Rukyat biasanya dilakukan dengan mata telanjang, meskipun dapat pula menggunakan alat bantu seperti teleskop. Pengamatan ini dilakukan pada akhir bulan, tepatnya saat matahari terbenam.
2. Hisab
Hisab merupakan metode penentuan awal bulan dalam kalender Islam dengan menggunakan perhitungan matematika astronomi. Secara bahasa, hisab berasal dari kata Arab al hisab yang berarti bilangan atau hitungan.
Metode ini menggunakan perhitungan berdasarkan pergerakan benda-benda langit seperti bumi, bulan, dan matahari.
Penentuan hilal menjadi hal penting untuk memastikan waktu pelaksanaan ibadah puasa dan Hari Raya Idulfitri. Meski demikian, hilal juga dapat diperkirakan melalui perhitungan astronomi apabila proses observasi terhalang kondisi cuaca.
Kedua metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun tetap sama-sama sah digunakan dalam menentukan awal bulan dalam kalender Islam.
- Apa Itu Hilal
- Bentuk Hilal
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
Berita Terkait:
-
Profil Fabiola Elizabeth, Mantan Istri Reza Smash yang Kini Diduga Terseret Kasus Love Scamming Internasional
-
Jadi Umpan Video Call, Ini Tugas Fabiola Eks Istri Reza Smash dalam Jaringan Love Scamming
-
Nggak Sampai Rp50 Ribu! 8 Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Bikin Wajah Bebas Kilap Seharian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.