- Home
-
- Entertainment
-
- Sempat Dituding Tak Akui...
Sempat Dituding Tak Akui Anak, Denada Bongkar Beratnya Perjuangan Saat Hamil Ressa Rosano
Rabu, 18 Mar 2026, 17:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Denada kembali menjadi sorotan setelah ia mengungkap kisah pilu di balik masa kehamilannya di masa lalu. Sempat diterpa tudingan tidak mengakui anak, Denada akhirnya buka suara dan menceritakan betapa berat perjalanan yang ia lalui saat itu, sebuah fase yang penuh ketakutan, kebingungan, sekaligus keyakinan yang perlahan ia bangun.
Dalam pengakuannya di kanal YouTube Feni Rose, Denada tidak menampik bahwa dirinya diliputi rasa cemas sejak awal mengetahui kehamilannya. Ia menggambarkan kondisi batinnya sebagai campuran antara takut dan bingung menghadapi masa depan yang belum pasti. Namun di tengah segala kegelisahan itu, ada satu hal yang tetap ia pegang teguh: keputusan untuk mempertahankan kehamilan tersebut.
âWalaupun pastilah ada ketakutan, pasti ada kebingungan. Kebingungan sih yang banyak, karena kan wah gimana ya gimana ya. Tapi mantap bahwa ini akan aku lakukan,â ujarnya jujur.
Keyakinan itu tidak datang begitu saja. Denada mengakui bahwa ia sempat berada di titik ragu, terutama ketika memikirkan apakah dirinya mampu membesarkan anak seorang diri. Situasi pribadi yang cukup berat pada saat itu semakin menambah beban pikiran yang harus ia tanggung.
âTapi mungkin karena pada saat itu juga ada situasi yang terjadi kepadaku yang memang juga cukup berat. Jadi ada banyak pertimbangan-pertimbangan. Salah satunya adalah pertimbangan dari tadi gitu, mampu nggak ya gitu aku sendiri,â ungkapnya.
Tak hanya bergulat dengan pikirannya sendiri, Denada juga harus menyimpan rahasia besar tersebut dari orang terdekatnya. Selama beberapa bulan, ia memilih menyembunyikan kehamilannya dari sang ibu, Emilia Contessa, meskipun mereka tinggal serumah. Keputusan itu didorong oleh rasa takut akan reaksi sang ibu yang ia bayangkan penuh kekecewaan.
âBelum tahu. Pasti ada ketakutan ngomong sama Mama. Ketakutan dimarahin, ketakutan bagaimana nanti tanggapan dia, ketakutan bahwa dia akan kecewa,â tuturnya, menggambarkan kegelisahan yang terus menghantuinya setiap hari.
Seiring berjalannya waktu, Denada menyadari bahwa ia tidak bisa terus menyimpan kenyataan tersebut. Keberanian akhirnya muncul ketika usia kandungannya semakin besar. Dalam momen yang penuh ketegangan sekaligus kelegaan, ia pun memilih untuk jujur kepada ibunya.
Namun, bukan sekadar pengakuan biasa, Denada datang dengan keputusan yang sudah bulat. Ia tidak hanya memberi tahu bahwa dirinya hamil, tetapi juga menegaskan sikapnya untuk bertanggung jawab penuh sebagai seorang ibu.
âPada saat aku memberitahukan, aku bukan cuma memberitahukan bahwa aku hamil, tapi juga aku bilang, âMa, aku hamil, dan aku akan mempertahankan bayi ini dan aku akan melahirkannya dan aku akan mengurusnyaâ,â jelas Denada.
Kisah ini menjadi bukti bahwa di balik tudingan yang sempat beredar, ada perjuangan besar yang tidak terlihat. Denada menunjukkan bahwa keberanian seorang perempuan tidak selalu hadir tanpa rasa takut, tetapi justru tumbuh di tengah keraguan dan tekanan yang berat.*
- Denada
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.