Jangan Asal Cium Bayi Saat Lebaran! Dokter Ungkap Risiko Serius yang Bisa Mengancam Si Kecil
Senin, 16 Mar 2026, 10:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Momen Lebaran identik dengan silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga besar. Di tengah suasana hangat tersebut, kehadiran bayi sering menjadi pusat perhatian. Banyak orang merasa gemas lalu spontan menggendong, memeluk, bahkan mencium bayi yang ditemui. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa membawa risiko kesehatan yang serius bagi si kecil.
dr Anton D Saputra, SpA, AIFO-K, mengingatkan bahwa aktivitas seperti mencium, memeluk, atau menggendong bayi dapat meningkatkan kemungkinan penularan berbagai penyakit yang menyebar melalui droplet, seperti saat seseorang batuk, bersin, atau bahkan berbicara. Bayi yang sistem imunnya masih berkembang sangat rentan terhadap infeksi tersebut.
Risiko Penularan Penyakit pada Bayi
Salah satu penyakit yang menjadi perhatian adalah campak. Penyakit ini dikenal sangat mudah menular, bahkan sebelum gejala khas seperti ruam muncul di kulit.
Dokter menjelaskan bahwa seseorang yang terinfeksi campak sudah bisa menularkan virus beberapa hari sebelum ruam muncul. Pada fase awal biasanya muncul gejala seperti demam, batuk, pilek, dan mata merah. Karena gejalanya mirip flu biasa, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang membawa virus yang berbahaya bagi bayi.
Selain campak, berbagai penyakit pernapasan seperti influenza juga dapat dengan mudah menular melalui kontak dekat, terutama saat banyak orang berkumpul seperti pada momen Lebaran.
Bayi Termasuk Kelompok Paling Rentan
Bayi dan balita termasuk kelompok yang paling rentan terkena infeksi karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya kuat. Apalagi jika bayi tersebut belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Di acara keluarga yang ramai, bayi sering menjadi âtargetâ banyak orang untuk digendong atau dicium. Padahal, orang tua tidak bisa memastikan apakah setiap orang yang berinteraksi dengan bayi benar-benar dalam kondisi sehat.
Karena itu, para dokter menyarankan agar orang tua lebih berhati-hati dan membatasi kontak fisik bayi dengan orang lain, terutama yang tidak dikenal atau yang terlihat sedang kurang sehat.
Silaturahmi Boleh, Tapi Tetap Jaga Kesehatan
Bukan berarti momen Lebaran harus terasa kaku atau penuh larangan. Silaturahmi tetap penting, tetapi kesehatan bayi juga harus menjadi prioritas.
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, seperti:
-
Hindari mencium bayi orang lain
-
Jangan menggendong bayi jika sedang sakit
-
Cuci tangan sebelum menyentuh bayi
-
Pastikan imunisasi anak lengkap
-
Batasi kontak bayi dengan terlalu banyak orang
Dengan langkah-langkah tersebut, keluarga tetap bisa menikmati suasana Lebaran tanpa harus mengorbankan kesehatan si kecil.
Jadi, kalau bertemu bayi lucu saat Lebaran nanti, cukup tersenyum dan mengagumi dari jauh saja. Kadang, bentuk kasih sayang terbaik justru adalah menjaga mereka tetap aman dan sehat
- Kesehatan Bayi
- Flu
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.