Bukan Sembarang Kain Jarik, Batik yang Dipakai El Rumi dan Syifa Hadju Saat Prewedding Miliki Makna Mendalam

Minggu, 15 Mar 2026, 16:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Momen prewedding sering menjadi cara pasangan untuk menampilkan kisah cinta mereka dalam balutan estetika yang indah. Namun bagi pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju, pemilihan busana dalam sesi foto tersebut ternyata bukan sekadar soal gaya.

Keduanya terlihat kompak mengenakan kain batik couple dengan motif jarik Sidomukti, sebuah motif klasik yang sarat makna budaya dan filosofi mendalam.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@elelrumi

Dalam potret prewedding yang beredar di media sosial, pasangan ini tampil sederhana namun elegan dengan kain batik bernuansa tradisional. Pilihan motif Sidomukti bukanlah tanpa alasan.

Motif ini dikenal sebagai salah satu batik klasik Jawa yang sejak lama identik dengan doa dan harapan baik bagi kehidupan rumah tangga.

Melalui unggahan bersama di media sosial, keduanya juga menyematkan kalimat yang menegaskan makna tersebut.

“Rooted in tradition, guided by love. #thELastforSYIFA,” demikian tulis pada akun keduanya, dikutip Minggu (15/3/2026).

Pilihan kalimat itu seolah menegaskan bahwa sesi foto tersebut bukan hanya dokumentasi romantis, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Makna Kain Sidomukti

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, kain batik Sidomukti berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa, yakni “Sido” dan “Mukti”. Kata “Sido” memiliki arti jadi, menjadi, atau berlangsung terus-menerus. Sementara “Mukti” bermakna kemuliaan, kesejahteraan, serta kebahagiaan.

Jika digabungkan, Sidomukti dapat dimaknai sebagai doa agar seseorang dapat terus hidup dalam kemuliaan, kesejahteraan, serta kebahagiaan lahir dan batin. Filosofi tersebut menjadikan motif ini bukan sekadar ornamen kain, melainkan simbol harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Menariknya, motif Sidomukti sendiri telah ada sejak abad ke-17. Dalam sejarah batik Jawa, motif ini berkembang di lingkungan keraton dan sering digunakan dalam berbagai upacara adat penting, khususnya yang berkaitan dengan pernikahan.

Karena maknanya yang penuh doa, batik Sidomukti sering dipakai dalam rangkaian pernikahan adat Jawa, terutama saat prosesi siraman dan panggih. Dalam tradisi tersebut, kain ini melambangkan harapan agar pasangan yang menikah dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh keberkahan, serta dilimpahi kemakmuran.

Tidak heran jika motif ini dianggap sangat sakral dalam budaya Jawa. Mengenakannya dalam momen prewedding seolah menjadi simbol doa awal sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

Pilihan El Rumi dan Syifa Hadju menggunakan kain jarik Sidomukti dalam sesi prewedding mereka pun mendapat banyak perhatian dari warganet. Selain karena tampil serasi, keputusan tersebut dinilai menunjukkan penghargaan terhadap warisan budaya Indonesia yang kaya akan makna.

Dengan memadukan romantisme modern dan filosofi tradisional, pasangan ini berhasil menghadirkan pesan bahwa cinta bukan hanya tentang dua orang yang saling menyayangi, tetapi juga tentang doa, harapan, dan perjalanan panjang menuju kehidupan yang penuh kebahagiaan.*

  • Kain jarik preweding El Syifa Hadju

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.