Deretan Fakta Sungai Eufrat, Sungai Legendaris yang Disebut dalam Tanda Akhir Zaman

Sabtu, 14 Mar 2026, 06:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sungai Eufrat diprediksi akan mengalami penurunan debit air yang signifikan hingga berpotensi mengering pada tahun 2040. Prediksi ini memunculkan kekhawatiran dari berbagai pihak, termasuk umat Muslim yang mengaitkannya dengan salah satu tanda akhir zaman.

Dilansir dari DetikTravel, cadangan air di Sungai Eufrat menunjukkan penurunan yang cukup drastis. Berdasarkan pemantauan satelit Gravity Recovery and Climate Experiment (GRACE) milik NASA pada 2013, cekungan Sungai Tigris–Eufrat diketahui telah kehilangan sekitar 144 kilometer kubik cadangan air sejak tahun 2003.

Ket. Foto: Sungai Eufrat — Sumber: Instagram

Kondisi tersebut membuat sebagian publik mengaitkannya dengan sabda Nabi Muhammad SAW tentang tanda-tanda hari kiamat. Dalam sebuah hadis disebutkan:

"Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkap gunung emas sehingga manusia saling berperang dan saling membunuh untuk mendapatkannya." (HR. Muslim No. 2894).

Berikut fakta-fakta mengenai Sungai Eufrat:

1. Salah Satu Sungai Terpanjang di Asia Barat

Sungai Eufrat merupakan salah satu sungai terpanjang di kawasan Asia Barat Daya. Sungai ini memiliki keterkaitan dengan Sungai Tigris yang mengalir ke arah utara dan timur.

Aliran Sungai Eufrat bermula dari dataran tinggi Armenia di wilayah timur Turki. Panjang sungai ini mencapai sekitar 1.730 mil atau sekitar 2.800 kilometer sebelum akhirnya bergabung dengan Sungai Tigris.

2. Pusat Peradaban Kuno dan Wilayah Mesopotamia

Sungai Eufrat bersama Sungai Tigris membentuk wilayah Mesopotamia, yang dikenal sebagai salah satu tempat lahirnya peradaban manusia.

Sejak sekitar 7.000 tahun lalu, lembah Sungai Eufrat telah menjadi pusat perkembangan peradaban. Air dari sungai ini dimanfaatkan masyarakat kuno untuk sistem irigasi pertanian serta pembangunan permukiman.

Tak heran jika di sepanjang aliran sungai ini ditemukan berbagai kota dan situs arkeologi penting yang berkaitan dengan peradaban kuno seperti Sumeria, Babilonia, dan Asyur.

3. Mengaliri Tiga Negara Strategis

Sungai Eufrat mengalir melintasi tiga negara di kawasan Timur Tengah, yakni Turki, Suriah, dan Irak.

Keberadaan sungai ini menjadi sumber air utama bagi jutaan penduduk di kawasan tersebut, terutama untuk kebutuhan pertanian, pembangkit energi, serta pasokan air bersih. Namun, pengelolaan airnya juga kerap menjadi isu geopolitik yang sensitif di antara negara-negara yang dilalui alirannya.

4. Tanda Akhir Zaman

Bagi sebagian umat Islam, Sungai Eufrat juga dipercaya memiliki kaitan dengan tanda-tanda hari kiamat. Prediksi penelitian yang menyebutkan kemungkinan sungai ini mengering pada 2040 sering dikaitkan dengan sabda Nabi Muhammad SAW.

Dalam hadis sahih yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, disebutkan bahwa suatu saat Sungai Eufrat akan surut dan menyingkap gunung emas yang kemudian diperebutkan oleh manusia. Peristiwa tersebut diyakini sebagai salah satu tanda menjelang akhir zaman.

5. Keberadaan Gunung Emas

Istilah “gunung emas” yang disebut dalam hadis riwayat Nabi Muhammad dipercaya menjadi salah satu tanda besar hari kiamat. Disebutkan bahwa ketika Sungai Eufrat surut, akan muncul gunung emas yang kemudian diperebutkan oleh manusia.

Meski demikian, para ulama memiliki berbagai penafsiran terkait makna “gunung emas” tersebut, baik secara harfiah maupun simbolis.

6. Dampak Perubahan Iklim

Fenomena penurunan debit air Sungai Eufrat dalam beberapa tahun terakhir juga dikaitkan dengan dampak perubahan iklim.

Kenaikan suhu global serta penurunan curah hujan di kawasan Timur Tengah diperkirakan memengaruhi ketersediaan air di wilayah cekungan sungai tersebut. Model iklim menunjukkan curah hujan di kawasan cekungan Eufrat berpotensi menurun sekitar 5–8 persen dalam beberapa dekade mendatang.

Sementara itu, suhu yang lebih tinggi meningkatkan tingkat penguapan air sehingga volume air sungai terus mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi negara-negara yang bergantung pada Sungai Eufrat sebagai sumber kehidupan utama.

  • Sungai Eufrat
  • Tanda Kiamat

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.