6 Cara Rayakan Lebaran di Luar Negeri yang Bikin Kamu Kagum, Nomor 5 Paling Beda!

Selasa, 10 Mar 2026, 18:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Setiap tahun umat Muslim merayakan hari raya lebaran Idul Fitri setelah sebulan penuh berpuasa, tak hanya di Indonesia saja, perayaan ini juga diselenggarakan oleh umat Muslim di luar negeri.

Di beberapa negara ASEAN, suasana Lebaran mirip dengan Indonesia, tetapi di Amerika atau Eropa, nuansanya sangat berbeda. Tidak ada takbiran keliling atau festival beduk, namun kebahagiaan tetap terasa karena inti Idul Fitri adalah berkumpul, saling memaafkan, dan merayakan hari kemenangan.

Ket. Foto: Ilustrasi Tradisi Perayaan Lebaran Idul Fitri di Luar Negeri. — Sumber: shutterstock

1. Amerika Serikat

Di Amerika, umat Muslim merupakan minoritas, sehingga tradisi Lebaran seperti takbiran atau membuat ketupat jarang ditemui. Namun, perayaan tetap hangat dengan salat Id dan saling bersalaman. Banyak WNI memilih berkumpul di Kedutaan Besar Indonesia untuk merasakan nuansa Lebaran bersama sesama warga negara, lengkap dengan hidangan khas Indonesia.

2. Prancis

Di Prancis, Hari Raya bukan hari libur nasional, sehingga banyak WNI mengatur cuti untuk salat Id. Setelah itu, mereka biasanya berkumpul di rumah atau di KBRI serta komunitas pengajian. Meski tidak ada ketupat, bahan masakan halal tersedia di supermarket untuk membuat rendang atau opor ayam.

3. Saudi Arabia

Saudi Arabia menyambut Lebaran dengan meriah. Salat Id dilakukan berjamaah di Masjidil Haram atau masjid setempat. Setelah itu, wanita hanya bersalaman dengan sesama wanita atau mahram. Hidangan khas seperti nasi kabsa dengan daging kambing dan roti fatoot disajikan. Tradisi memberi “angpao” juga berlangsung bagi anak-anak.

4. India

Di India, Idul Fitri dirayakan dengan meriah. Wanita menghias tangan dengan henna dan mengenakan pakaian tradisional sari. Makanan khas Lebaran adalah nasi biryani berbumbu rempah, dan minuman rose sherbat yang manis dan segar.

5. Turki

Di Turki, tradisi “Şeker Bayramı” atau Festival Gula menjadi bagian penting perayaan. Hidangan manis seperti baklava dan cokelat praline disajikan. Warga Turki juga memiliki kebiasaan menjahit baju sendiri, daripada membeli di mal atau pasar.

6. Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, masyarakat merayakan Lebaran dengan pakaian baru dan kue manis. Pakaian baru bahkan dipamerkan dengan label harga. Anak-anak berkumpul dan berfoto, menambah keseruan perayaan.

Berlebaran di luar negeri memungkinkan kamu merasakan keunikan setiap budaya, sambil tetap merayakan esensi Lebaran, yaitu kebahagiaan, silaturahmi, dan kehangatan bersama keluarga atau komunitas.

  • lebaran
  • lebaran idul fitri

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.