Setelah dr Richard Lee Ditangkap, Doktif Bongkar Dugaan Skandal Skincare Reza Gladys

Selasa, 10 Mar 2026, 13:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penangkapan Richard Lee oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali memicu perhatian publik terhadap industri skincare di Indonesia. Di tengah ramainya perbincangan tersebut, sosok yang dikenal sebagai Doktif kembali melontarkan kritik terhadap sejumlah produk perawatan kulit yang dinilai tidak sesuai dengan klaim yang dipromosikan kepada konsumen.

Kali ini, sorotan diarahkan pada salah satu produk milik Reza Gladys, yakni masker wajah bernama Crystal Gloss Bomb. Produk tersebut sebelumnya dipasarkan dengan klaim mengandung bahan aktif Niacinamide dan Tranexamic Acid, dua kandungan yang cukup populer dalam dunia dermatologi karena dikenal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan kulit.

Ket. Foto: — Sumber: Kolase foto Instagram

Dianggap Tak Sesuai Klaim?

Dalam promosi produknya, masker Crystal Gloss Bomb disebut mampu membantu memudarkan flek hitam, mengangkat sel kulit mati, serta mengatasi masalah jerawat. Klaim tersebut tentu menarik perhatian banyak konsumen, mengingat kedua bahan aktif tersebut memang sering digunakan dalam formulasi skincare untuk membantu mencerahkan kulit dan meratakan warna wajah.

Namun, Doktif mengungkapkan temuan berbeda berdasarkan hasil uji laboratorium yang ia peroleh. Ia menyampaikan bahwa dalam hasil pengujian tersebut, tidak ditemukan kandungan Niacinamide maupun Tranexamic Acid sebagaimana yang tercantum dalam klaim produk.

Pernyataan tersebut disampaikan Doktif dalam sebuah tayangan yang diunggah di kanal YouTube ReyBen Entertainment. Dalam video tersebut, ia mempertanyakan kesesuaian antara klaim komposisi produk dengan hasil uji laboratorium yang disebutnya telah dilakukan.

“Kita lihat hasil by data hasil lab menunjukkan bahwa hasil Niacinamide dan Tranexamic Acid di angka? Tidak ada,” ujar Doktif dalam video tersebut.

Picu Perdebatan

Pernyataan itu pun memicu perdebatan di kalangan warganet dan pengamat industri kecantikan. Doktif mempertanyakan bagaimana sebuah produk dapat memberikan manfaat yang dijanjikan jika kandungan utama yang diklaim justru tidak terdeteksi dalam pengujian laboratorium.

Menurutnya, transparansi mengenai komposisi produk seharusnya menjadi hal penting yang diperhatikan oleh para produsen skincare. Ia menilai bahwa pelaku usaha di industri kecantikan perlu belajar dari berbagai polemik sebelumnya agar lebih terbuka mengenai data ilmiah di balik produk yang mereka pasarkan.

Dalam pernyataan lanjutannya, Doktif juga menyinggung pentingnya mencantumkan hasil uji laboratorium sebagai bentuk tanggung jawab kepada konsumen. Dengan adanya data yang jelas dan dapat diverifikasi, masyarakat dinilai dapat lebih percaya terhadap produk yang beredar di pasaran.

“Kenapa kalian tidak ambil pelajaran dari awal kemunculan Doktif untuk selalu meletakkan hasil lab di produk kalian,” pungkasnya.

Kontroversi ini kembali menegaskan pentingnya transparansi dan akurasi dalam industri skincare yang terus berkembang pesat di Indonesia. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan kulit, kejelasan informasi mengenai kandungan dan manfaat produk menjadi faktor krusial agar konsumen dapat membuat keputusan yang tepat dan aman.*

  • Doktif Soroti Skincare Reza Gladys

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.