Modus Bule PDKT di Media Sosial Kian Marak, Begini Ciri-Ciri dan Cara Mendeteksinya

Minggu, 08 Mar 2026, 23:20 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus penipuan daring semakin beragam dan memakan banyak korban. Salah satu modus yang kembali marak adalah penipuan yang dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai warga negara asing atau “bule” dengan kedok mengajak berkenalan di media sosial.

Modus penipuan ini sebenarnya bukan hal baru. Kasus serupa telah terjadi sejak lama dan terus berulang dengan pola yang hampir sama. Meski demikian, jumlah korban masih terus bertambah setiap tahunnya. Tak sedikit korban yang mengalami kerugian finansial hingga puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah.

Ket. Foto: Ciri-Ciri Modus Bule Penipu — Sumber: Freepik

Biasanya, pelaku memulai aksinya melalui media sosial seperti Facebook, kemudian melanjutkan komunikasi secara lebih intens melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.

Salah satu contoh kasus dibagikan oleh akun Twitter @Teddy yang menceritakan pengalaman terkait modus penipuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku umumnya akan mendekati korban dalam waktu yang cukup lama hingga korban mulai percaya.

"Modus berikutnya unik nih. Ada orang yg nge-add lo di Facebook. Kebanyakan bule yang mau PDKT. Mereka serius ngedeketinnya. Rata-rata mulai dari 3 bulan sampe 6 bulan. Begitu lo mulai baper, dia langsung mulai aksi penipuannya," tulisnya dalam sebuah unggahan yang dikutip TribunBengkulu.com, Selasa (2/4/2024).

Ia menambahkan bahwa setelah berhasil membangun kedekatan emosional, pelaku akan mulai menjalankan aksinya dengan menawarkan hadiah.

"Penipuan yg pertama dia akan kirimin lo barang2 merk ternama dgn harga mahal sebagai hadiah karena dia mulai sayang sama lo. Nanti dia akan motoin “paket” dan juga “resi”-nya," ujarnya.

Selanjutnya, pelaku akan mengaku bahwa barang yang dikirim tertahan di bea cukai dan meminta korban untuk membayar sejumlah uang.

"Dia akan bilang 'sayang, karena barangnya berharga di atas $100 jadi kena bea masuk dan pajak. Sekarang barangnya ketahan di bea cukai'," tulisnya lagi.

"Nanti ada orang bea cukai yg hubungi kamu. Kamu bayar ya, kan nanti barang2 itu buat kamu.”

Dalam situasi tersebut, korban biasanya akan dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas bea cukai dan diminta mentransfer uang agar paket bisa dikirimkan. Padahal, skenario tersebut merupakan bagian dari rangkaian penipuan.

Masyarakat yang mengalami situasi serupa disarankan untuk tidak langsung melakukan transfer uang. Jika menerima informasi terkait paket yang tertahan, masyarakat dapat menghubungi contact center Bea Cukai di 1500225 atau mencari informasi melalui akun resmi media sosial mereka.

Untuk menghindari menjadi korban, penting bagi pengguna media sosial memahami ciri-ciri umum pelaku penipuan dengan modus tersebut.

Ciri-ciri Modus Penipuan Bule

1. Memasang foto profil yang ganteng dan tampan

Masyarakat perlu waspada apabila tiba-tiba menerima pesan dari seseorang yang mengaku sebagai bule dengan foto profil yang menarik, padahal sebelumnya tidak pernah saling mengenal atau berinteraksi.

2. Menggunakan Media Sosial

Pelaku biasanya menggunakan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Mereka kerap mengaku berasal dari berbagai negara seperti Amerika, India, Pakistan, Bangladesh, negara-negara Eropa, Cina, Turki, Korea, hingga Jepang. Asal negara tersebut sering kali disesuaikan dengan preferensi calon korban.

3. Akun Sosial Media Memiliki Sedikit Teman

Akun pelaku biasanya hanya memiliki sedikit teman. Bahkan, sebagian besar temannya juga perempuan yang berpotensi menjadi korban. Hal ini membuat satu pelaku dapat menjalin hubungan dengan banyak target sekaligus.

4. Mengaku Orang Kaya

Pelaku sering mengaku sebagai pengusaha, tentara, polisi, atau pekerja di industri minyak dan gas. Mereka juga kerap memamerkan foto barang mewah atau liburan untuk menarik perhatian, meski foto tersebut sering kali diambil dari internet.

5. Akun Sosial Media di Private

Banyak akun penipu dibuat dalam mode private atau pribadi untuk menimbulkan rasa penasaran dari calon korban.

Cara Mudah Mendeteksi Akun Penipuan

Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk memeriksa keaslian foto profil seseorang di internet, salah satunya melalui fitur pencarian gambar di Google Images.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Download foto profil yang digunakan oleh akun tersebut.

  2. Kunjungi situs Google Images.

  3. Klik logo kamera pada kolom pencarian.

  4. Pilih opsi upload image.

  5. Klik choose file dan unggah foto yang telah diunduh.

  6. Setelah itu, hasil pencarian akan menunjukkan apakah foto tersebut pernah digunakan di tempat lain.

Melalui cara tersebut, pengguna internet dapat mengetahui apakah foto yang digunakan pelaku merupakan milik orang lain atau diambil dari sumber lain di internet.

Dengan memahami ciri-ciri dan cara mendeteksi akun mencurigakan, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan tidak mudah terjebak dalam modus penipuan bule berkedok perkenalan di media sosial.

  • Modus Bule PDKT
  • Modus Bule Penipu

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.