6 Alasan Wanita Jatuh Cinta pada Pria Beristri Menurut Psikologi, Kehilangan Figur Ayah Jadi Penyebab?
Selasa, 03 Mar 2026, 17:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Fenomena wanita jatuh hati pada pria yang sudah menikah bukan sekadar gosip atau cerita sinetron. Dalam banyak kasus nyata, justru pria beristri dianggap lebih menarik dibanding pria lajang. Mereka dinilai lebih dewasa, stabil, protektif, dan berkarisma, kualitas yang sering kali menjadi dambaan banyak wanita.
Menurut psikiater asal Mumbai, Dr. Sanghanayak Meshram, perasaan cinta memang tidak bisa dipilih sesuka hati. Namun, ada faktor psikologis dan emosional yang membuat sebagian wanita lebih mudah terpikat pada pria yang memiliki komitmen.
Berikut enam alasan yang sering terjadi.
1. Perhatian Terasa Lebih Istimewa
Perhatian dari pria beristri sering dianggap lebih bermakna. Ada sensasi dipilih di tengah risiko besar yang ia hadapi. Secara psikologis, sebagian wanita merasa pujian dari pria yang sudah menikah terdengar lebih tulus.
Mereka menganggap pria tersebut tidak punya motif tersembunyi karena sudah memiliki pasangan resmi. Padahal, asumsi ini belum tentu benar.
2. Terlihat Lebih Mapan dan Stabil
Banyak pria yang sudah menikah umumnya telah memiliki pekerjaan tetap, kondisi finansial lebih stabil, dan kehidupan yang lebih tertata. Stabilitas ini menciptakan kesan aman dan meyakinkan.
Faktor keamanan emosional dan ekonomi sering kali menjadi daya tarik kuat dibandingkan pesona pria lajang yang masih mencari arah hidup.
3. Terjebak Cerita Pernikahan yang Tidak Bahagia
Alasan klasik yang kerap muncul adalah narasi bahwa pernikahan sang pria sedang bermasalah. Cerita seperti âistri tidak mengerti,â âtidak bahagia,â atau âsudah lama tidak ada hubungan emosionalâ sering memunculkan rasa simpati.
Dalam banyak kasus, simpati berkembang menjadi kedekatan emosional yang intens. Padahal, belum tentu seluruh cerita tersebut sesuai fakta.
4. Sensasi Hubungan Terlarang
Ada adrenalin tersendiri dalam hubungan yang penuh rahasia. Risiko ketahuan, pertemuan sembunyi-sembunyi, hingga komunikasi diam-diam menciptakan sensasi emosional yang kuat. Bagi sebagian orang, larangan justru meningkatkan daya tarik.
5. Trauma terhadap Pernikahan
Wanita yang tumbuh dalam keluarga dengan konflik atau perceraian kadang memiliki pandangan berbeda tentang makna pernikahan. Komitmen tidak lagi dipandang sakral, sehingga rasa bersalah dalam menjalin hubungan dengan pria beristri bisa lebih kecil dibandingkan mereka yang tumbuh dalam keluarga harmonis.
6. Kebutuhan Figur Ayah (Daddy Issues)
Kurangnya figur ayah dalam masa kecil dapat memengaruhi pola hubungan saat dewasa. Sebagian wanita tanpa sadar tertarik pada pria yang lebih tua, dominan, dan protektif, karakter yang sering melekat pada pria beristri. Hubungan seperti ini kerap dipenuhi dinamika ketergantungan emosional.
Realita yang Sering Terabaikan
Meski terasa intens dan penuh gairah, hubungan dengan pria beristri jarang berakhir sesuai harapan. Persentase pria yang benar-benar meninggalkan istrinya relatif kecil. Banyak wanita akhirnya menerima posisi tersembunyi, sementara sang pria tetap menjalani kehidupan keluarga seperti biasa.
Sebelum terlanjur terlalu dalam, penting untuk melihat situasi secara objektif.
Apakah hubungan ini memiliki masa depan? Atau hanya menghadirkan luka berkepanjangan? Emosi memang kuat, tetapi keputusan tetap ada di tanganmu.
Â
Â
- Pernikahan
- psikologi
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.