Jangan Asal Pakai! Ini Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Setelah Peeling, Bisa Picu Iritasi
Minggu, 01 Mar 2026, 13:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Melakukan peeling sering dipilih untuk membuat kulit tampak lebih cerah dan halus dalam waktu singkat. Prosedur ini bekerja dengan mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terlihat lebih segar.
Namun, setelah peeling, kulit memasuki fase pemulihan yang membuatnya jauh lebih sensitif terhadap produk perawatan. Jika salah memilih skincare, risiko iritasi hingga kerusakan skin barrier bisa meningkat.
Agar hasil peeling tetap maksimal, penting mengetahui produk apa saja yang sebaiknya tidak digunakan sementara waktu.
Daftar Skincare yang Tidak Boleh Dipakai Setelah Peeling
1. Retinol
Retinol dikenal sebagai bahan anti-aging yang mempercepat regenerasi sel kulit. Meski efektif, penggunaan retinol setelah peeling tidak disarankan.
Kulit pasca peeling sudah mengalami eksfoliasi intens. Jika ditambah retinoid, kulit bisa mengalami perih, kemerahan, hingga pengelupasan berlebih. Karena itu, tunggu sampai kondisi kulit benar-benar stabil sebelum memakainya kembali.
2. Benzoyl Peroxide
Bahan ini umum ditemukan pada produk jerawat karena ampuh melawan bakteri penyebab inflamasi.
Sayangnya, sifat benzoyl peroxide yang kuat dan cenderung mengeringkan membuatnya kurang aman setelah peeling. Kulit yang sedang pulih justru membutuhkan kelembapan ekstra, bukan bahan yang memperparah kekeringan dan sensasi terbakar.
3. AHA dan BHA
AHA dan BHA termasuk chemical exfoliant yang berfungsi mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori.
Karena peeling sudah melakukan eksfoliasi mendalam, penggunaan asam ini berisiko menyebabkan over-exfoliation. Dampaknya, kulit bisa menjadi sangat kering, tipis, dan makin sensitif terhadap paparan sinar matahari.
4. Vitamin C
Serum vitamin C populer untuk mencerahkan dan melawan radikal bebas.
Namun beberapa formulanya memiliki tingkat keasaman tinggi. Pada kulit yang baru peeling, vitamin C bisa memicu perih dan kemerahan, sehingga sebaiknya ditunda beberapa hari sampai kulit membaik.
5. Physical Scrub
Facial scrub dengan butiran kasar memang efektif mengangkat sel kulit mati.
Tetapi setelah peeling, gesekan scrub dapat menimbulkan luka mikro dan memperparah iritasi. Karena itu, produk scrub fisik wajib dihindari selama masa pemulihan.
6. Toner dengan Alkohol Tinggi
Beberapa toner mengandung alkohol untuk memberi efek segar dan mengontrol minyak.
Masalahnya, alkohol juga dapat mengurangi kelembapan alami kulit. Setelah peeling, penggunaan toner jenis ini justru bisa memperlambat pemulihan dan membuat kulit makin kering.
7. Skincare dengan Bahan Aktif Kuat
Produk dengan konsentrasi bahan aktif tinggi, seperti peeling solution rumahan atau kombinasi asam kuat, juga sebaiknya dihentikan sementara.
Pada fase ini, fokus utama perawatan adalah menenangkan dan melembapkan kulit. Disarankan memilih kandungan seperti ceramide, panthenol, atau hyaluronic acid untuk membantu memperbaiki skin barrier.
Perawatan setelah peeling tidak boleh dianggap sepele. Salah memilih skincare justru bisa memicu iritasi dan merusak hasil treatment yang sudah kamu lakukan. Pastikan kamu memberi waktu bagi kulit untuk pulih sebelum kembali memakai bahan aktif kuat.
- Skincare
- Peeling Wajah
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.