Anti Timbangan Naik! 7 Strategi Cerdas Menjaga Berat Badan Setelah Lebaran

Minggu, 01 Mar 2026, 15:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Setelah sebulan penuh berpuasa, momen Lebaran identik dengan hidangan lezat bersantan, kue kering manis, dan aneka camilan yang sulit ditolak. Opor ayam, rendang, sambal goreng ati, hingga nastar dan kastengel tersaji hampir di setiap rumah.

Tak heran jika banyak orang mendapati angka timbangan naik setelah perayaan usai. Namun, kenaikan berat badan sebenarnya bisa dihindari dengan strategi yang tepat dan konsisten.

Ket. Foto: menimbang berat badan — Sumber: Freepik

Atur Porsi Makan

Strategi pertama adalah mengatur porsi makan. Menikmati hidangan khas Lebaran tentu boleh, tetapi tetap perhatikan jumlahnya. Ambil makanan dalam porsi kecil dan hindari kebiasaan menambah berkali-kali.

Gunakan prinsip “icip secukupnya” agar tetap bisa merasakan semua menu tanpa berlebihan. Mengunyah perlahan juga membantu tubuh mengenali rasa kenyang sehingga tidak kalap.

Sarapan

Kedua, jangan melewatkan sarapan. Banyak orang sengaja menunda makan pagi karena tahu akan menghadiri acara makan besar. Padahal, kondisi perut yang terlalu lapar justru membuat kamu cenderung makan berlebihan.

Sarapan ringan tinggi protein dan serat seperti telur, yogurt, atau buah dapat membantu mengontrol nafsu makan sepanjang hari.

Konsumsi Air Putih

Strategi berikutnya adalah memperbanyak konsumsi air putih. Minuman manis seperti sirup, soda, dan es teh sering kali menjadi pelengkap hidangan Lebaran.

Tanpa disadari, kalori dari minuman bisa sangat tinggi. Mengutamakan air putih membantu menjaga hidrasi sekaligus menekan keinginan mengonsumsi minuman manis berlebihan.

Keseimbangan Nutrisi

Selain itu, perhatikan keseimbangan nutrisi. Jika sudah menyantap makanan tinggi lemak dan santan saat siang, usahakan makan malam lebih ringan, misalnya dengan sayuran, sup bening, atau sumber protein tanpa digoreng. Menambahkan buah segar juga membantu memenuhi kebutuhan serat dan menjaga pencernaan tetap lancar.

Aktivitas fisik juga memegang peranan penting. Meski suasana libur membuat ingin bermalas-malasan, luangkan waktu minimal 30 menit untuk bergerak.

Jalan santai setelah makan, membersihkan rumah usai silaturahmi, atau kembali ke rutinitas olahraga ringan dapat membantu membakar kalori tambahan. Konsistensi lebih penting daripada intensitas tinggi sesaat.

Kelola Pola Pikir

Tak kalah penting, kelola pola pikir. Lebaran adalah momen kebersamaan, bukan ajang “balas dendam” makan setelah puasa. Nikmati suasana, fokus pada silaturahmi, dan jadikan makanan sebagai pelengkap, bukan pusat perhatian.

Jika suatu hari makan lebih banyak dari biasanya, jangan merasa bersalah berlebihan. Cukup kembali ke pola makan seimbang keesokan harinya.

Dengan menerapkan strategi sederhana seperti mengatur porsi, menjaga asupan cairan, memilih nutrisi seimbang, dan tetap aktif bergerak, risiko kenaikan berat badan setelah Lebaran bisa ditekan.

Kunci utamanya adalah kesadaran dan kontrol diri. Dengan begitu, tetap bisa menikmati kelezatan hidangan khas tanpa harus khawatir jarum timbangan melonjak drastis.*

  • Strategi Menjaga Berat Badan

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.