Puasa Bikin Sembelit? Berikut Ragam Camilan Kaya Serat, Sehatkan Pencernaan

Kamis, 26 Feb 2026, 08:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Saat menjalani ibadah puasa, perubahan pola makan dan jam biologis tubuh sering kali memengaruhi sistem pencernaan. Salah satu keluhan yang cukup umum terjadi adalah sembelit. Kondisi ini ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih jarang, feses keras, hingga rasa tidak nyaman di perut. Lalu, benarkah puasa bisa menyebabkan sembelit?

Secara medis, puasa tidak secara langsung menyebabkan sembelit. Namun, perubahan kebiasaan makan, seperti kurang minum, minim asupan serat, dan konsumsi makanan tinggi lemak saat berbuka, dapat memperlambat gerakan usus.

Ket. Foto: ilustrasi ragam camilan sehat — Sumber: Freepik.com

Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan cairan selama belasan jam. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi saat sahur dan berbuka, tinja menjadi lebih keras karena usus menyerap lebih banyak air dari sisa makanan.

Selain itu, banyak orang cenderung memilih makanan praktis dan manis ketika berbuka, seperti gorengan atau kue-kue tinggi gula. Padahal, makanan rendah serat justru memperbesar risiko sembelit. Serat berperan penting dalam menjaga volume dan kelembutan tinja, sekaligus membantu pergerakan usus tetap lancar.

Untuk mencegah sembelit selama puasa, penting memperhatikan asupan serat harian. Kebutuhan serat orang dewasa rata-rata sekitar 25–35 gram per hari. Kabar baiknya, ada banyak camilan sehat dan kaya serat yang bisa dikonsumsi saat sahur maupun berbuka.

Buah Segar

Buah segar seperti apel, pir, dan pepaya. Buah-buahan ini mengandung serat larut yang membantu melunakkan tinja. Pepaya juga dikenal memiliki enzim papain yang baik untuk pencernaan. Mengonsumsi potongan buah sebagai takjil alami jauh lebih sehat dibandingkan gorengan.

Kurma

Selain menjadi sunnah untuk berbuka, kurma juga kaya serat dan membantu merangsang gerakan usus. Mengonsumsi tiga butir kurma saat berbuka dapat menjadi langkah awal yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Kacang-kacangan

kacang-kacangan seperti almond dan kacang tanah panggang tanpa garam. Selain mengandung serat, kacang juga menyediakan lemak sehat dan protein yang membuat kenyang lebih lama. Namun, tetap perhatikan porsinya agar tidak berlebihan.

Oatmeal

Oatmeal atau granola rendah gula. Oat mengandung beta-glukan, sejenis serat larut yang membantu memperlambat pencernaan sekaligus memperbaiki konsistensi tinja. Oatmeal bisa dijadikan menu sahur praktis dengan tambahan buah dan yogurt.

Sayuran

Sayuran segar dalam bentuk salad atau lalapan. Wortel, mentimun, dan selada mengandung serat tidak larut yang membantu mempercepat pergerakan makanan dalam usus.

Selain memilih camilan kaya serat, jangan lupakan pentingnya minum air putih minimal delapan gelas per hari yang dibagi antara waktu berbuka hingga sahur. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki setelah berbuka juga membantu merangsang kerja usus.

Dengan kombinasi asupan serat cukup, cairan memadai, dan pola makan seimbang, puasa tidak harus identik dengan sembelit. Justru, momen ini bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki kebiasaan makan dan menjaga kesehatan pencernaan secara menyeluruh.*

  • Ragam Camilan Kaya Serat

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.