Jangan Asal Buka Puasa! Begini Cara Aman Jaga Gula Darah di Bulan Ramadan
Kamis, 26 Feb 2026, 13:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COMÂ - Saat waktu berbuka tiba, banyak orang tergoda menyantap makanan manis dalam jumlah besar. Padahal, kebiasaan ini bisa memicu lonjakan gula darah secara cepat dan membuat tubuh mudah lemas setelahnya.
Menjaga kadar gula darah tetap stabil sangat penting, terutama bagi penderita diabetes maupun mereka yang ingin menjalani puasa dengan sehat. Perubahan pola makan selama Ramadan memang memengaruhi metabolisme tubuh, sehingga perlu strategi khusus saat berbuka.
Konsumsi Makanan Manis Secukupnya
Ahli gizi menyarankan agar makanan manis saat berbuka dikonsumsi dalam porsi kecil saja. Jika ingin menikmati takjil manis, cukup satu porsi tanpa menambah asupan gula berlebihan di waktu lain.
Langkah ini penting untuk mencegah lonjakan gula darah mendadak setelah seharian berpuasa. Terlalu banyak gula sederhana seperti sirup atau kue manis justru dapat membuat kadar glukosa naik cepat lalu turun drastis.
Hindari "Balas Dendam" Saat Berbuka
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah makan berlebihan ketika azan magrib berkumandang. Kebiasaan âbalas dendamâ ini berisiko membuat gula darah melonjak tinggi.
Disarankan untuk memulai berbuka secara bertahap. Mulai dengan minum air putih atau makanan ringan, lalu lanjutkan dengan makan utama dalam porsi wajar. Pendekatan ini membantu tubuh beradaptasi setelah lama tidak mendapat asupan.
Perhatikan Komposisi Menu
Agar gula darah lebih stabil, menu berbuka sebaiknya tetap mengikuti prinsip gizi seimbang. Sertakan protein, serat, serta karbohidrat kompleks dalam porsi yang tepat.
Makanan kaya protein dan serat dapat membantu rasa kenyang lebih lama serta menjaga kadar gula tetap terkontrol. Buah dan sayuran juga dianjurkan karena mengandung nutrisi penting bagi tubuh selama Ramadan.
Tetap Pantau Kondisi Tubuh
Bagi penderita diabetes, pemantauan gula darah secara berkala sangat dianjurkan selama bulan puasa. Pemeriksaan bisa dilakukan beberapa kali sehari untuk memastikan kadar glukosa tetap dalam batas aman.
Jika muncul gejala seperti pusing berat, gemetar, atau lemas berlebihan, sebaiknya segera evaluasi kondisi dan pertimbangkan untuk berbuka demi keselamatan.
Menjaga gula darah saat buka puasa Ramadan bukan hal sulit jika dilakukan dengan pola yang tepat. Batasi makanan manis, hindari makan berlebihan, dan pilih menu bergizi seimbang agar tubuh tetap bugar sepanjang bulan suci.
Dengan disiplin dan kesadaran, ibadah puasa bisa dijalani dengan aman sekaligus menyehatkan.
- buka puasa
- ramadan
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.