Rahasia Kulit Glowing Saat Puasa: Begini Cara Atur Jadwal Tidur yang Benar!

Selasa, 24 Feb 2026, 15:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjaga kualitas tidur selama bulan puasa menjadi salah satu kunci penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh sekaligus membuat kulit tetap glowing. Perubahan pola makan dan jam istirahat sering kali membuat waktu tidur berkurang.

Jika tidak diatur dengan baik, kondisi ini bisa berdampak pada kulit kusam, munculnya lingkaran hitam di bawah mata, hingga jerawat akibat stres dan kurang istirahat.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

Menurut rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, orang dewasa idealnya tetap mendapatkan waktu tidur 7–9 jam per hari, termasuk selama Ramadan. Artinya, meski harus bangun lebih awal untuk sahur, kebutuhan istirahat tetap harus terpenuhi dengan strategi pengaturan jadwal yang tepat.

Berikut beberapa cara mengatur jadwal tidur yang benar selama puasa agar kulit tetap sehat dan bercahaya:

1. Tidur Lebih Awal di Malam Hari

Menggeser jam tidur menjadi lebih awal adalah langkah utama. Jika biasanya tidur pukul 23.00 atau 24.00, cobalah mulai beristirahat pukul 21.30 atau 22.00. Dengan begitu, tubuh memiliki waktu cukup untuk melakukan regenerasi sel kulit yang umumnya berlangsung optimal pada malam hari.

2. Manfaatkan Power Nap

Tidur singkat selama 20–30 menit di siang hari sangat membantu mengembalikan energi tanpa membuat tubuh terasa lemas. Power nap juga berperan menurunkan hormon stres kortisol yang dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit.

3. Atur Pola Sahur yang Seimbang

Kualitas tidur juga dipengaruhi asupan makanan. Hindari makanan terlalu pedas, berminyak, atau berkafein saat sahur karena dapat mengganggu kenyamanan tidur setelahnya. Perbanyak konsumsi air putih dan makanan tinggi protein serta serat agar tubuh tetap terhidrasi dan kulit tidak kering.

4. Batasi Paparan Gadget Sebelum Tidur

Paparan cahaya biru dari ponsel atau laptop dapat menghambat produksi hormon melatonin yang membantu tubuh merasa mengantuk. Usahakan berhenti menggunakan gadget minimal 30 menit sebelum tidur agar kualitas istirahat lebih maksimal.

5. Konsisten dengan Rutinitas

Kunci dari jadwal tidur yang sehat adalah konsistensi. Usahakan waktu tidur dan bangun tetap sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Pola yang stabil membantu ritme sirkadian tubuh tetap seimbang.

Kurang tidur selama puasa bukan hanya membuat tubuh lelah, tetapi juga memperlambat proses perbaikan jaringan kulit. Saat tidur, aliran darah ke kulit meningkat sehingga membantu proses detoksifikasi alami. Jika waktu istirahat terganggu, kulit cenderung tampak pucat dan tidak segar.

Dengan pengaturan jadwal yang disiplin, kebutuhan tidur tetap tercukupi meski harus bangun sahur. Hasilnya, tubuh terasa lebih bugar, mood lebih stabil, dan kulit pun tetap glowing sepanjang bulan puasa.***

  • Cara atur jadwal tidur saat puasa

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.