Apakah Makan dengan Porsi Besar Saat Sahur Akan Membuat Lebih Bertenaga Sepanjang Hari? Berikut Penjelasannya!

Senin, 23 Feb 2026, 14:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Banyak orang berpikir bahwa semakin banyak makan saat sahur, semakin kuat pula tubuh menjalani puasa seharian. Logikanya sederhana, isi “bahan bakar” sebanyak mungkin sebelum imsak agar tidak mudah lapar dan lemas. Tapi, benarkah makan dalam porsi besar saat sahur membuat tubuh lebih bertenaga sepanjang hari?

Jawabannya: belum tentu.

Ket. Foto: ilustrasi menu makanan sahur porsi besar — Sumber: Freepik

Tubuh Tidak Bekerja Seperti Tangki Penyimpanan Tanpa Batas

Tubuh manusia memiliki sistem metabolisme yang teratur. Energi dari makanan tidak disimpan begitu saja dalam bentuk yang bisa langsung dipakai seharian. Setelah makan, tubuh akan memecah karbohidrat menjadi glukosa. Sebagian digunakan langsung, sebagian lagi disimpan sebagai glikogen di hati dan otot.

Namun, kapasitas penyimpanan glikogen ini terbatas. Jika kita makan berlebihan, terutama tinggi gula dan lemak, tubuh justru akan menyimpannya sebagai lemak. Ini tidak otomatis membuat kita lebih kuat atau tahan lapar.

Makan Terlalu Banyak Justru Bisa Bikin Lemas

Alih-alih memberi tenaga ekstra, makan berlebihan saat sahur justru bisa menyebabkan:

Perut terasa penuh dan begah

Mengantuk setelah makan

Gangguan pencernaan

Rasa haus lebih cepat

Ketika kita mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, aliran darah lebih banyak terfokus ke sistem pencernaan. Akibatnya, rasa kantuk muncul dan tubuh terasa berat. Ini bukan kondisi ideal untuk memulai hari.

Kualitas Lebih Penting daripada Kuantitas

Daripada fokus pada porsi besar, lebih baik memperhatikan komposisi makanan sahur. Pilih makanan yang:

Mengandung karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal, roti gandum)

Kaya protein (telur, ayam, tahu, tempe)

Mengandung serat (sayur dan buah)

Memiliki lemak sehat (alpukat, kacang-kacangan)

Cukup cairan (air putih yang cukup)

Karbohidrat kompleks membantu pelepasan energi lebih stabil. Protein membuat kenyang lebih lama. Serat memperlambat pencernaan sehingga rasa lapar datang lebih lambat.

Pola Makan Seimbang Lebih Efektif

Sahur ideal bukan tentang “sebanyak mungkin”, tetapi “seimbang dan cukup”. Porsi yang terlalu kecil memang bisa membuat cepat lapar, tetapi porsi berlebihan juga tidak efektif.

Kuncinya adalah:

Makan secukupnya hingga kenyang, bukan kekenyangan

Hindari makanan terlalu asin atau terlalu manis

Jangan lupa minum cukup air

Jadi, Apakah Porsi Besar Membuat Lebih Bertenaga?

Tidak selalu. Energi yang stabil sepanjang hari lebih dipengaruhi oleh jenis makanan dan keseimbangan nutrisi dibandingkan jumlah makanan semata. Makan berlebihan justru bisa membuat tubuh terasa berat dan kurang nyaman.

Kesimpulannya, sahur yang cerdas adalah sahur yang seimbang. Tubuh butuh nutrisi yang tepat, bukan sekadar porsi yang besar.***

  • sahur dengan porsi besar

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.