3 Cara Efektif Menghadapi Orang yang Bikin Stres Menurut Psikologi: Lindungi Mentalmu!

Sabtu, 21 Feb 2026, 19:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menghadapi orang yang bikin stres di lingkungan kerja maupun pertemanan sering kali menguras energi dan mengganggu kesehatan mental.

Alih-alih merasa tertekan, memahami cara menghadapi orang yang bikin stres menurut psikologi bisa menjadi kunci untuk menjaga kedamaian batinmu. Banyak dari kita terjebak dalam emosi negatif saat berinteraksi dengan kepribadian yang sulit, narsistik, atau manipulatif. 

Ket. Foto: Ilustrasi stres. — Sumber: freepik.com

Namun, dengan menerapkan teknik psikologi yang tepat seperti penetapan batasan hingga metode Gray Rock, Cantiks dapat merespons perilaku menyebalkan secara cerdas tanpa harus kehilangan ketenangan diri.

Penasaran bagaimana para ahli menyarankan kita bersikap agar tidak mudah terpengaruh energi negatif orang lain? Simak tiga strategi efektif berikut ini untuk melindungi kesehatan mental kamu dari gangguan eksternal!

1. Mengubah Sudut Pandang (Reappraisal)

Langkah pertama yang disarankan oleh pakar psikologi adalah melakukan reframing atau membingkai ulang persepsi. Dalam istilah psikologi, terdapat kemampuan yang disebut “reappraisal inventiveness”.

Kemampuan ini melatih kita untuk menghasilkan berbagai sudut pandang baru dalam melihat sebuah kesulitan.

Alih-alih merasa menjadi korban, cobalah melihat tantangan berinteraksi dengan orang tersebut sebagai peluang untuk melatih kesabaran atau meningkatkan keterampilan komunikasi.

Dengan membangun optimisme dan membayangkan solusi praktis, kamu akan merasa bahwa situasi tersebut jauh lebih terkendali.

2. Menetapkan Batasan Personal yang Tegas

Menetapkan boundaries atau batasan adalah fondasi penting bagi kesehatan mental. Tanpa batasan yang jelas, Cantiks akan cenderung menyerap energi negatif dan stres dari orang lain, yang pada akhirnya memicu kelelahan emosional (burnout).

Seorang psikolog klinis menekankan bahwa kamu memiliki hak untuk berkata "tidak" pada hal-hal yang dirasa tidak nyaman. 

Membatasi durasi interaksi dengan individu yang menguras emosi bukan bentuk kejahatan, melainkan langkah krusial untuk melindungi energi dan kedamaian pikiran kamu sendiri.

3. Menerapkan Teknik “Gray Rock”

Jika Cantiks harus berhadapan dengan tipe kepribadian yang manipulatif, narsisistik, atau haus perhatian, teknik “Gray Rock” bisa menjadi solusi yang sangat efektif.

Inti dari teknik ini adalah menjadikan diri kamu "setenang batu abu-abu" artinya, kamu menjadi sosok yang membosankan dan tidak memberikan reaksi emosional yang diharapkan oleh orang tersebut.

Berikan respons yang singkat dan netral seperti "Oh, begitu," atau "Baik." Hindari memberikan informasi personal atau menunjukkan reaksi defensif. Dengan tidak adanya umpan emosional darimu, orang tersebut biasanya akan kehilangan minat untuk memancing konflik atau memanipulasimu.

Berinteraksi dengan individu yang sulit memang menantang, namun ilmu psikologi mengajarkan bahwa kita memiliki kekuatan untuk menentukan sejauh mana perilaku mereka memengaruhi kedamaian batin kita.

Dengan mengubah persepsi, berani menetapkan batasan, dan bersikap netral melalui teknik Gray Rock, kamu tidak lagi menjadi "korban" dari energi negatif orang lain.

Ingatlah bahwa menjaga kesehatan mental adalah prioritas utama. Kamu tidak bertanggung jawab atas perilaku buruk orang lain, tetapi juga bertanggung jawab atas ketenangan diri sendiri.

Mulailah terapkan langkah-langkah ini secara perlahan agar hubungan sosial kamu menjadi lebih sehat dan berkualitas.

  • Cara Menghapi Orang yang Bikin Stres
  • Tips Psikologi Menghadapi Orang Toxic

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.