Dihujani Kritik Netizen, Brand Fashion Endorse Inara Rusli Akhirnya Putus Kerja Sama Usai DM Kontroversial Viral

Jum'at, 20 Feb 2026, 09:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Brand fesyen lokal Lnw Fashion tengah menjadi sorotan setelah memutuskan menghentikan kerja sama endorsement dengan selebritas Inara Rusli. Keputusan itu muncul usai akun media sosial brand tersebut diserang netizen dalam jumlah besar, menyusul beredarnya tangkapan layar balasan DM yang dianggap tidak pantas.

Kontroversi bermula ketika seorang warganet mengunggah percakapan dengan admin brand. Dalam tangkapan layar tersebut, respons yang diberikan dinilai bernada kurang profesional dan terkesan menyindir pihak tertentu.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@gosip_danu

Tidak butuh waktu lama, unggahan itu viral dan memicu gelombang kritik. Banyak pengguna media sosial kemudian mengaitkan brand dengan sosok Inara Rusli yang saat itu diketahui sedang bekerja sama sebagai talent promosi.

Serangan netizen pun meluas. Kolom komentar dipenuhi protes, boikot, hingga permintaan klarifikasi. Sebagian pengikut menilai brand tidak menjaga etika komunikasi, sementara yang lain meminta agar figur publik yang terlibat segera mengambil sikap. Nama Inara Rusli ikut terseret dalam perdebatan, meski tidak terlibat langsung dalam percakapan tersebut.

Merespons situasi yang semakin memanas, pihak brand akhirnya merilis pernyataan resmi. Mereka meminta maaf atas balasan DM yang dinilai tidak mencerminkan standar komunikasi perusahaan. Brand menegaskan bahwa pesan tersebut tidak mewakili pemilik maupun kebijakan utama, melainkan kesalahan internal yang telah dievaluasi.

Tak hanya itu, mereka juga mengumumkan telah menghapus video endorsement dari akun media sosial serta mengakhiri kerja sama promosi dengan pihak terkait. Langkah ini diambil untuk meredakan situasi dan menjaga profesionalitas brand di mata publik.

Di sisi lain, publik menilai keputusan tersebut sebagai upaya damage control. Dalam dunia digital saat ini, reputasi brand dapat berubah hanya dalam hitungan jam. Ketika komunikasi dianggap tidak empatik, konsumen mudah kehilangan kepercayaan. Terlebih jika menyangkut figur publik yang memiliki basis penggemar kuat.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya manajemen media sosial yang profesional. Admin bukan sekadar pengelola akun, melainkan wajah perusahaan di ruang publik. Satu kalimat yang kurang tepat bisa memicu persepsi negatif luas, bahkan berujung pada pemutusan kontrak bisnis.

Bagi influencer maupun brand, kerja sama endorsement bukan hanya soal promosi produk, tetapi juga kesesuaian citra. Ketika muncul polemik, kedua pihak sering memilih menjaga reputasi masing-masing. Itulah yang tampak dalam keputusan penghentian kerja sama ini.

Peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi industri pemasaran digital: transparansi, etika komunikasi, dan respons cepat terhadap krisis adalah kunci mempertahankan kepercayaan konsumen. Sekali publik merasa diabaikan, dampaknya bisa jauh lebih mahal dibanding biaya promosi apa pun.***

  • Inara Rusli
  • Brand Fashion Endorse

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.