Berkat Pesan Pribadi V BTS, Min Hee Jin Auto Dapatkan Bukti Kemenangan di Persidangan

Jum'at, 20 Feb 2026, 16:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Berkat pesan pribadi dari anggota V BTS, sengketa hukum antara Min Hee Jin dan HYBE kembali menjadi sorotan publik. Detail terbaru putusan pengadilan menunjukkan bahwa percakapan pribadi tersebut diterima sebagai salah satu bukti pendukung dalam perkara dugaan plagiarisme yang melibatkan grup rookie ILLIT terhadap konsep milik NewJeans.

Kasus ini sejak awal menarik perhatian karena bukan konflik antara perusahaan berbeda, melainkan terjadi di dalam struktur internal industri K-Pop sendiri. Album debut ILLIT diproduseri oleh ketua HYBE, Bang Si Hyuk, sehingga kontroversi dipandang sebagai perselisihan kreatif internal mengenai identitas artistik.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@fyi.korea

Dalam pertimbangannya, pengadilan menilai pernyataan Min Hee Jin mengenai kemiripan konsep tidak termasuk tuduhan fakta spesifik. Klaim tersebut dikategorikan sebagai opini subjektif yang menilai “kesan keseluruhan”, bukan tudingan teknis mengenai elemen produksi tertentu.

Dengan kata lain, pernyataan tersebut dipandang sebagai interpretasi kreatif, sesuatu yang lumrah dalam dunia seni, sehingga tidak dapat dianggap sebagai penyebaran informasi palsu.

Di sinilah pesan pribadi V menjadi relevan. Selama persidangan, percakapan KakaoTalk antara dirinya dan Min Hee Jin diajukan sebagai bukti. Dalam percakapan tersebut, sang idol menanggapi diskusi plagiarisme dengan pengamatan pribadi setelah melihat materi terkait.

“(Kisah plagiarisme selalu muncul, tidak pernah ada waktu di mana kisah itu tidak muncul). Hufftt... Aku tahu, sih. Bahkan aku sendiri melihatnya dan berpikir, ‘Ah, ini mirip…’” tulis V.

Walau V tidak terlibat langsung dalam konflik hukum, pengadilan menilai pernyataannya mencerminkan opini internal dari pelaku industri yang independen terhadap sengketa. Artinya, bukan sekadar klaim sepihak Min Hee Jin, melainkan persepsi yang juga dirasakan pihak lain dalam lingkungan profesional yang sama.

Pendekatan ini penting karena perkara plagiarisme di industri kreatif sering kali sulit dibuktikan secara matematis. Berbeda dengan pelanggaran hak cipta teknis, seperti penyalinan melodi identik, banyak kasus berkisar pada atmosfer, gaya visual, dan arah artistik.

Pengadilan tampaknya mengakui bahwa persepsi publik dan profesional juga memiliki bobot dalam menilai apakah suatu pernyataan merupakan opini wajar.

Keputusan tersebut secara praktis memberi keuntungan hukum bagi Min Hee Jin, karena tuduhannya dianggap bagian dari kebebasan berekspresi, bukan fitnah. Namun, perkara belum sepenuhnya selesai. HYBE telah mengajukan banding, sehingga kemungkinan perubahan putusan masih terbuka.

Terlepas dari hasil akhirnya, kasus ini menjadi preseden menarik: opini kreatif, bahkan dari pesan pribadi seorang idol, dapat memiliki nilai hukum ketika konteksnya menyangkut interpretasi artistik. Sengketa ini juga menegaskan bahwa dalam industri hiburan modern, batas antara ekspresi artistik, opini publik, dan proses hukum semakin tipis.*

  • Chat V BTS untuk Min Hee Jin

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.