- Home
-
- Entertainment
-
- Profil James Wessex, Sep...
Profil James Wessex, Sepupu Super Ganteng Pangeran William yang Tolak Gelar Pangeran
Kamis, 12 Feb 2026, 06:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Di tengah gemerlap keluarga kerajaan Inggris yang tak pernah lepas dari sorotan, muncul satu nama yang justru memilih melangkah menjauh dari panggung istana. Saat publik sibuk mengikuti aktivitas Pangeran William, Kate Middleton, hingga Pangeran Harry, sosok James, Earl of Wessex, quietly membuat keputusan besar: menolak gelar Pangeran yang secara hukum menjadi haknya.
Di usia 18 tahun, momen yang bagi sebagian anggota kerajaan bisa menjadi tonggak simbolis, James justru memilih jalan berbeda. Ia berhak menyandang gelar HRH Prince James sebagai cucu mendiang Ratu Elizabeth II. Namun, kesempatan itu tidak ia ambil.
Siapa James, Earl of Wessex?
James adalah putra bungsu Pangeran Edward, kini Duke of Edinburgh dan Sophie, Duchess of Edinburgh. Ia merupakan sepupu dari Pangeran William dan Pangeran Harry, sekaligus cucu termuda Ratu Elizabeth II.
Berbeda dari sepupu-sepupunya yang kerap menjadi tajuk utama media internasional, James hampir tak pernah tampil dalam pemberitaan besar. Ia tumbuh jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kerajaan yang penuh protokol dan ekspektasi publik.
Kakaknya, Lady Louise Mountbatten-Windsor, relatif lebih dikenal. Ia sempat menjadi perhatian karena kedekatannya dengan mendiang Pangeran Philip serta keputusannya mengikuti pelatihan militer cadangan, langkah yang jarang diambil perempuan dalam keluarga kerajaan, selain Ratu Elizabeth II.
Namun James memilih jalur yang lebih senyap. Memasuki usia dewasa, ia tetap konsisten menjaga kehidupan pribadinya dari sorotan media.
Menolak Gelar yang Jadi Haknya
Secara hukum, anak-anak Pangeran Edward memiliki hak untuk menggunakan gelar HRH (His Royal Highness). Ketika genap berusia 18 tahun, James bebas menentukan apakah ia ingin menggunakan gelar tersebut atau tidak.
Menurut laporan yang dikutip dari pakar kerajaan Richard Eden, James tidak tertarik mengikuti jejak sepupu-sepupunya yang bergelar pangeran. Bahkan disebutkan bahwa gelar kerajaan bukanlah sesuatu yang ia prioritaskan dalam hidupnya. Saat ini, ia berada di urutan ke-16 dalam garis suksesi takhta Inggris, posisi yang cukup dekat dalam struktur monarki.
Namun bagi James, status bukanlah segalanya.
Dibesarkan untuk Hidup Mandiri
Keputusan ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Sejak awal, Pangeran Edward dan Sophie telah sepakat membesarkan anak-anak mereka dengan pendekatan berbeda. Mereka ingin Louise dan James memiliki kebebasan menentukan masa depan sendiri, termasuk soal penggunaan gelar.
Sophie pernah menyampaikan bahwa anak-anaknya dibesarkan dengan pemahaman bahwa mereka kemungkinan besar harus bekerja dan membangun karier seperti masyarakat pada umumnya. Karena itulah, gelar HRH tidak secara aktif digunakan sejak kecil.
Pendekatan ini membuat James dan Louise menjalani masa tumbuh kembang yang relatif normal. Mereka bersekolah di institusi independen, memiliki lingkaran pertemanan sendiri, dan tidak menjalankan peran sebagai anggota kerajaan aktif.
Mengikuti Jejak Sang Kakak
Sebelum James, Lady Louise lebih dulu menolak menggunakan gelar HRH Princess meski memiliki hak yang sama. Hingga kini, ia tidak menjalankan tugas resmi kerajaan.
Pilihan dua bersaudara ini memperlihatkan sikap konsisten keluarga Duke dan Duchess of Edinburgh, gelar kerajaan adalah hak, bukan kewajiban. Ia bisa digunakan, tetapi juga bisa ditinggalkan.
Di saat sebagian orang memimpikan status dan gelar bangsawan, James justru menunjukkan bahwa identitas tak selalu ditentukan oleh mahkota. Kadang, memilih hidup biasa di tengah luar biasanya dunia kerajaan adalah keputusan paling berani.
- Pangeran William
- Kerajaan Inggris
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.