Klarifikasi Mohan Hazian: Akui Lakukan Kekerasan Seksual Tapi Ngaku Bukan Pemerkosa

Selasa, 10 Feb 2026, 12:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mohan Hazian, mantan pemilik brand streetwear ternama Thanksinsomnia, akhirnya memberikan klarifikasi terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret namanya. Pengakuan ini ia sampaikan melalui unggahan di Instagram @mohanhazian, Selasa, 10 Februari 2026, setelah publik ramai membicarakan tuduhan terhadapnya.

“Semoga situasi ini dapat dipahami,” tulis suami Alya Putri itu.

Ket. Foto: Mohan Hazian. — Sumber: Istimewa

Dalam pernyataan yang dibagikan, Mohan mengakui kesalahan yang dilakukan di masa lalu, namun menegaskan ia bukan pemerkosa. Ia menekankan pengakuan ini bukan konferensi pers, tetapi pernyataan pribadi agar bisa berbicara jujur, tenang, dan penuh rasa hormat kepada publik. Mohan menyampaikan permintaan maaf tulus atas kegaduhan yang muncul dan menyadari bahwa perbuatannya berdampak pada istri, anak, serta banyak pihak lain.

"Saya, Mohan Hazian, seorang suami dan bapak dari anak saya. Mohon maaf jika saya membutuhkan waktu mencerna semua situasi ini, dan akan menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi. Saya memutuskan untuk tidak melakukan konferensi pers yang sejatinya dilakukan jam 20:00 WIB. Malam hari ini, dan memilih menyampaikan hal ini secara langsung melalui pernyataan pribadi, dengan harapan dapat berbicara secara jujur, tenang, dan penuh rasa hormat kepada semua pihak. Pertama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Saya menyadari bahwa situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Untuk itu, dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf," tulis Mohan.

"Saya juga menyadari bahwa sebagai manusia saya memiliki banyak kekurangan dan pernah mengambil keputusan di masa lalu yang tidak bijak serta berdampak luas, namun yang harus saya garis bawahi saya tidak seperti yang dituduhkan, saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapapun.
Saya berharap ruang publik dapat melihat persoalan ini secara jernih, adil, dan tidak hanya berdasarkan pada informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya, karena tidak semua yang beredar menggambarkan kenyataan secara utuh. Semua kesalahan yang terjadi di masa lalu adalah murni kekhilafan saya dengan wanita lain. Namun, kejadian tersebut sudah memberikan impact kepada istri dan anak saya. Itu murni kesalahan yang saya lakukan dan tidak dapat dibenarkan dengan cara apapun, bagaimanapun," lanjutnya.

Lebih lanjut, Mohan juga menyoroti pentingnya melihat persoalan ini secara adil dan berdasarkan fakta. Ia menekankan bahwa semua kesalahan adalah kekhilafan pribadi dengan wanita lain dan bukan tindakan kriminal yang dituduhkan seperti pemerkosaan. Ia berharap masyarakat tidak mengaitkan masalah ini dengan orang-orang di sekitarnya yang tidak terlibat.

"Apa pun penilaian yang berkembang saat ini, saya menerima berbagai konsekuensi yang muncul dalam hidup saya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan. Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri," ujar Mohan lagi.

terakhir, Mohan juga sekali lagi mengucapkan permintaan maaf kepada pihak yang dia kecewakan, dan mengakui ini adalah kekhilafan di masa lalu.

"Sekali lagi, saya memohon maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa atau terluka. Kesalahan dan kekhilafan di masa lalu adalah tanggung jawab pribadi saya semata dan tidak memiliki kaitan dengan siapa pun di sekitar saya. Saya juga memohon agar orang-orang di sekeliling saya yang tidak mengetahui apapun mengenai persoalan ini tidak ikut dilibatkan atau disangkutpautkan," tutur Mohan.
"Saya berharap waktu, proses, dan perubahan yang saya upayakan ke depan dapat menjadi bentuk pertanggungjawaban nyata dari saya. Terima kasih atas perhatian, doa dan support dari orang-orang yang masih percaya terhadap saya. Tidak ada kata lain yg dapat saya sampaikan selanjutnya selain sekali lagi, saya meminta maaf. Mohan Hazian," tutupnya.

Sementara itu, kasus ini mencuat setelah pemilik akun X @aarummanis membagikan pengalaman traumatisnya pada Minggu, 8 Februari 2026. Dalam utas panjangnya, Saa, panggilan akrab korban menceritakan dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan Mohan saat sesi photoshoot untuk brand Thanksinsomnia pada Mei 2025. Ia menjelaskan awalnya proses kerja sama berjalan normal, membuatnya merasa aman. Namun, situasi berubah setelah sesi selesai, saat ia ditinggalkan berdua dengan sang owner. Meskipun menolak secara verbal dan fisik, Saa mengaku terpaksa pasif karena takut akan keselamatan dirinya.
  • Mohan Hazian
  • Thanksinsomnia

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.