Dituding Sule Tak Mau Kerja, Teddy: Sudah Biasa Dibully!

Senin, 09 Feb 2026, 12:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Komedian Sule sempat melontarkan sindiran kepada Teddy Pardiyana terkait keputusannya melayangkan gugatan hukum mengenai penetapan ahli waris atas harta peninggalan mendiang Lina Jubaedah.

Gugatan tersebut diketahui telah diajukan ke Pengadilan Negeri Bandung dan kembali membuka polemik lama yang melibatkan keluarga almarhumah Lina.

Ket. Foto: Teddy dan Lina Jubaedah — Sumber: Tangkapan Layar

Dalam pernyataannya, Sule mengaku memahami tuntutan yang diajukan oleh Teddy, namun menegaskan bahwa persoalan tersebut sejatinya hanya berkaitan dengan pencatatan ahli waris. Hal itu disampaikan Sule dalam sebuah tayangan program FYP Trans7 yang ditayangkan beberapa waktu lalu.

"Dia menuntut. Itu cuma catatan ahli waris. Kan, sudah dijelaskan sebagian harta saya sudah saya kasih ke mantan istri saya, almarhumah. Dari almarhumah sudah dikasih ke anak saya yang paling kecil. Tidak mungkin tidak ada bagian dari harta saya ya (buat Lina). Ada bagiannya," ucap Sule.

Meski demikian, Sule kembali mengingatkan adanya harta peninggalan Lina yang menurutnya hingga kini masih belum memiliki kejelasan. Ia menyinggung soal alur penggunaan dan keberadaan sebagian harta tersebut yang dinilai patut dipertanyakan.

Sule bahkan secara terbuka menyindir Teddy Pardiyana dengan menyebut bahwa yang bersangkutan terkesan ingin hidup dengan mengandalkan harta peninggalan sang istri. Sindiran tersebut disampaikan Sule dengan nada tegas dan blak-blakan.

"Tapi harus mengingat ketika dulu, uang Iky ke mana? Terus warisannya sebagiannya yang sudah saya kasih ada yang hilang ke mana? Saya tidak mempermasalahkan itu. Intinya gini, dia nggak mau kerja aja, udah," lanjutnya.

Ucapan Sule tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet. Sejumlah komentar publik bahkan menyimpulkan bahwa Teddy Pardiyana diduga ingin menguasai harta peninggalan Lina. Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Teddy, Wati Trisnawati, akhirnya memberikan pernyataan resmi.

Menurut Wati, kliennya sudah terbiasa menerima komentar miring dan penilaian negatif dari publik sejak lama. Oleh karena itu, Teddy disebut tidak lagi terlalu terpengaruh dengan berbagai bentuk perundungan yang diarahkan kepadanya.

"Kalau Pak Teddy sendiri ya karena memang sudah terbiasa mendapatkan bully-an dari dulu, ini sudah menjadi hal biasa akhirnya. Yang pasti bahwa kami di sini tetap fokus kepada permohonan," kata Wati seperti dilihat dari detikcom pada Senin (9/2).

Wati kemudian menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh oleh Teddy bukan bertujuan untuk menuntut pembagian harta warisan. Menurutnya, permohonan tersebut semata-mata untuk memperjelas status ahli waris dari harta peninggalan Lina Jubaedah, khususnya demi kepentingan anak Teddy dan Lina, yakni Bintang.

"Intinya istilahnya kan kami tidak menuntut warisan di sini. Ayo kita bareng-bareng, ini kan sudah enam tahun, yuk kita tetapkan siapa saja ahli warisnya. Itu cukup, itu saja," jelasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa tuntutan yang diajukan tidak berlebihan. "Kami di sini tidak menuntut berlebihan, karena hanya menuntut permohonan penetapan ahli waris saja," pungkas Wati.

Oleh sebab itu, Wati berharap agar Sule bersama kedua anaknya, Rizky Febian dan Putri Delina, dapat hadir dalam sidang mediasi yang direncanakan akan digelar di Pengadilan Negeri Bandung. Kehadiran seluruh pihak dinilai penting guna memperjelas persoalan dan mencari titik temu secara damai.

  • Perseteruan Sule dan Teddy
  • Pekerjaan Teddy

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.