Reza Arap Disindir Geng Awkarin Usai Bocor Diary Terakhir Lula Lahfah, Satu Kalimat Picu Dugaan Retaknya Hubungan

Jum'at, 06 Feb 2026, 10:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kontroversi seputar kematian selebgram Lula Lahfah, pacar Reza Arap kembali memanas. Di saat publik belum sepenuhnya berhenti berspekulasi, babak baru justru muncul dari sesuatu yang sangat personal, buku diary terakhir milik Lula. Kali ini, sorotan tertuju pada unggahan salah satu sahabat dekatnya, Risya Brabo, yang memperlihatkan sebagian isi catatan harian Lula yang ditulis beberapa hari sebelum kepergiannya.

Dua halaman diary yang beredar luas di media sosial bertanggal 23 dan 24 Desember 2025. Isinya sekilas tampak sederhana, sebuah catatan rasa syukur. Namun, satu kalimat pendek justru menjadi pusat perhatian dan memicu perdebatan besar di kalangan warganet. Kalimat tersebut berbunyi, “I’m grateful my boyfriend still wants to talk to me.” atau “Aku bersyukur pacarku masih mau berbicara denganku.”

Kata “still” (masih) langsung menjadi bahan analisis publik. Banyak netizen menilai bahwa pilihan kata tersebut menyiratkan adanya jarak, konflik, atau ketegangan dalam hubungan Lula dengan kekasihnya, Reza Arap. Dugaan ini semakin kuat karena konteks waktu penulisan diary yang disebut-sebut berada di hari-hari terakhir hidup Lula.

“Kalau pakai kata still, berarti sebelumnya ada masalah. Bisa jadi lagi berantem tapi cowoknya masih mau komunikasi,” tulis seorang netizen, mewakili banyak spekulasi serupa yang membanjiri kolom komentar.

Meski Risya Brabo disebut dalam diary sebagai sosok yang menenangkan Lula, hingga kini ia belum memberikan penjelasan detail mengenai alasan di balik keputusannya mengungkap potongan diary yang sangat privat tersebut ke ruang publik. Ketidakjelasan konteks ini justru memicu reaksi emosional dari lingkaran pertemanan Lula sendiri.

Salah satu respons paling tajam datang dari Awkarin, sahabat Lula yang juga figur publik. Melalui komentar bernada sindiran, Awkarin secara tidak langsung menyoroti isi diary tersebut dengan kalimat yang menusuk.

“Pasti sedih banget ya hari-hari terakhir Lula, boyfriendnya malah nggak mau ngobrol sama Lula,” tulisnya, yang langsung memancing perhatian dan reaksi luas.

Unggahan dan komentar ini membuat opini publik kembali terbelah. Sebagian warganet mempertanyakan etika membocorkan diary pribadi seseorang yang telah meninggal dunia. Mereka menilai catatan tersebut seharusnya tetap menjadi ruang privat, bukan konsumsi publik.

“Diary itu sifatnya pribadi. Sudah izin belum? Lebih baik doakan saja yang baik-baik,” tulis seorang netizen yang menyayangkan tindakan tersebut.

Namun di sisi lain, tak sedikit pula yang membela langkah para sahabat Lula. Menurut mereka, tindakan ini muncul sebagai reaksi atas tekanan publik sebelumnya. Beberapa sahabat Lula sempat dituding tidak hadir dan tidak peduli di saat-saat terakhir hidupnya, sementara Reza Arap justru mendapat pembelaan luas.

Sebagian netizen menilai, jika sejak awal tidak ada penghakiman berlebihan, para sahabat Lula mungkin tak akan merasa perlu membuka sisi gelap yang menyakitkan ini ke publik. Dalam pusaran emosi, duka, dan opini liar, bocornya diary Lula Lahfah kini bukan hanya soal satu kalimat, melainkan simbol dari konflik, rasa bersalah, dan kebenaran yang masih diperdebatkan.

Ket. Foto: Reza Arap disebut dalam siary Lula Lahfah. — Sumber: Instagram
  • Reza Arap
  • Lula Lahfah

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.