Jika AS Serang Iran bakal Memicu Perang Regional
Selasa, 03 Feb 2026, 09:43 WIBWASHINGTON-Dalam sebuah pertemuan di Teheran pada Minggu pagi (1/2) waktu setempat, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei mengingatkan jika AS memulai perang melawan Iran, âperang itu akan menjadi perang regionalâ.
âTentu saja dia akan mengatakan itu,â kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat ditanya oleh seorang wartawan tentang pernyataan Khamenei.
âNamun, kami memiliki kapal-kapal terbesar dan terkuat di dunia di sana, sangat dekat, hanya beberapa hari lagi, dan semoga kami bisa mencapai kesepakatan,â kata Trump.
âKami gagal mencapai kesepakatan, lalu kita akan tahu apakah dia (Khamenei) benar atau tidak,â imbuhnya seperti diberitakan Xinhua.
Trump sendiri belum mengambil keputusan akhir mengenai peluncuran serangan militer terhadap Iran, kata laporan tersebut, mengutip pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya.
Pemerintahan Trump telah mengerahkan armada serangan kapal induk dan beberapa kapal perang ke Timur Tengah pada akhir bulan lalu. Di tengah kerusuhan yang sedang berkecamuk di Iran serta meruncingnya ketegangan antara Teheran dan Washington, Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Politico pada bulan lalu bahwa dia meyakini âsudah saatnya mencari kepemimpinan baru di Iran,â.
Khamenei pada Minggu mengatakan bahwa Iran tidak akan memulai perang dan tidak berniat menyerang negara mana pun, âtetapi rakyat Iran akan melancarkan pukulan keras terhadap siapa pun yang berupaya menyerang dan mengganggu mereka,â.
Sebelumnya, Pemerintah AS menyampaikan kepada Iran lewat jalur diplomatik bahwa pihaknya membuka diri untuk perundingan meski AS meningkatkan keberadaan militernya di Teluk Persia, menurut laporan Axios pada Minggu (1/2).
Upaya Diplomatik
Sementara itu, Turki, Mesir, dan Qatar dikabarkan tengah berupaya mengatur pertemuan di Ankara pekan ini antara utusan Gedung Putih, Steve Witkoff dan pejabat senior Iran.
Dua sumber di kawasan juga mengatakan kepada Axios bahwa ketiga negara itu menjalin koordinasi erat dengan AS dan Iran.
âProsesnya sedang berjalan. Kami mengusahakan yang terbaik,â kata seorang pejabat dari salah satu negara mediator.
Upaya diplomatik itu dilakukan setelah Trump menyatakan dalam unggahan media sosial pada Rabu bahwa sebuah "armada besar" tengah bergerak menuju Iran, sembari mendesak negara itu untuk segera memasuki perundingan.
âProsesnya sedang berjalan. Kami melakukan yang terbaik,â ujar seorang pejabat dari salah satu negara tersebut kepada media itu. Namun, Axios tidak menyebutkan negara asal pejabat yang dimaksud.
Seorang pejabat AS memastikan pertemuan antara AS dan Iran berpeluang berlangsung di Turki.
Trump juga mengingatkan bahwa pada Juni 2025 AS telah menyerang fasilitas nuklir Iran dalam Operasi Midnight Hammer. Ia mengatakan bahwa serangan berikutnya akan lebih buruk dan menyerukan agar hal tersebut tidak sampai terjadi. dari berbagai sumber/E-9
- perang dunia
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.