Film Lisa BLACKPINK Disorot: Lokasi Indonesia Diubah Jadi Myanmar, Warganet Tak Terima

Senin, 02 Feb 2026, 14:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Proyek film internasional Extraction: Tygo, yang dibintangi oleh idol K-Pop Lisa BLACKPINK bersama aktor kenamaan Ma Dong Seok, tengah ramai jadi perhatian publik, bukan hanya karena kehadiran nama besar artisnya, tetapi juga karena kontroversi yang muncul terkait lokasi syuting di Indonesia yang dibuat menyerupai negara lain.

Beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, dan Tangerang dipilih sebagai lokasi syuting film tersebut. Pemerintah daerah pun sempat mengalihkan arus lalu lintas hingga menutup beberapa ruas jalan demi kelancaran proses produksi.

Ket. Foto: Lokasi syuting film Extraction: Tygo, yang dibintangi Oleh Lisa BLACKPINK. — Sumber: Instagram.com/pembasmii.kehaluan

Namun baru-baru ini warganet Indonesia ramai membagikan video dan foto di media sosial yang menunjukkan bahwa lokasi syuting di Tangerang dibuat seolah berada di Myanmar. Di beberapa titik tampak rambu-rambu dan tulisan mirip bahasa Myanmar dipasang oleh kru produksi, sehingga latar belakang menjadi terlihat seperti negara tersebut.

Rekaman ini dibagikan oleh akun pengguna X @Goodrecom dan langsung menarik perhatian warganet. Sejumlah warganet mengekspresikan kekecewaan dan kekesalan karena merasa Indonesia sebagai lokasi syuting tidak mendapat apresiasi.

Beberapa komentar bahkan mempertanyakan mengapa proses syuting dilakukan di Indonesia tetapi latarnya diubah menjadi negara lain.

Tindakan ini memantik beragam reaksi, dari yang meminta film diboikot hingga yang mengingatkan bahwa dalam dunia film seringkali lokasi syuting dipakai untuk menggantikan wilayah lain demi alasan naratif atau praktis.

Menurut beberapa netizen, langkah ini bisa saja dilakukan karena saat ini kondisi di Myanmar kurang kondusif untuk syuting langsung, sehingga tim produksi memilih lokasi di Indonesia yang arsitekturnya mirip dengan setting cerita yang diinginkan.

Meski begitu, banyak juga masyarakat yang merasa bahwa Indonesia justru menjadi “figuran” dalam produksinya sendiri, dan hal tersebut memicu perdebatan mengenai penghargaan terhadap budaya dan lokasi asli.

Kontroversi ini bukan hanya soal estetika film, tetapi juga sentimen kebanggaan nasional, terutama karena keterlibatan nama besar seperti LisaBLACKPINK yang seharusnya bisa membawa sorotan positif bagi Indonesia sebagai lokasi syuting internasional.

Secara keseluruhan, kasus ini menunjukkan bagaimana dunia produksi film global dapat berinteraksi dengan audiens lokal dan media sosial, terutama ketika elemen visual seperti latar belakang lokasi ternyata memiliki dampak emosional bagi masyarakat setempat.

  • Lisa BLACKPINK
  • Extraction Tygo

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.