Jangan Asal Beli, Cara Mengenali Sampo yang Mengandung SLS dan Dampaknya bagi Kesehatan Rambut
Kamis, 29 Jan 2026, 08:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Sampo menjadi produk perawatan rambut yang digunakan hampir setiap hari. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa kandungan di dalam sampo dapat memengaruhi kesehatan rambut dan kulit kepala. Salah satu bahan yang paling sering dibahas adalah SLS (Sodium Lauryl Sulfate). Zat ini umum digunakan sebagai bahan pembersih, tetapi juga menuai kontroversi karena efek sampingnya.
Cara Mengenali Sampo yang Mengandung SLS
Langkah paling mudah untuk mengetahui apakah sampo mengandung SLS adalah dengan membaca label komposisi. Biasanya, SLS tercantum dengan nama:
Sodium Lauryl Sulfate
Sodium Laureth Sulfate (turunan SLS yang sedikit lebih ringan)
Ammonium Lauryl Sulfate
Jika nama-nama tersebut berada di urutan awal daftar bahan, artinya kandungannya cukup tinggi.
Ciri lain sampo yang mengandung SLS adalah busa yang sangat melimpah. Banyak orang mengira busa menandakan daya bersih yang baik, padahal busa berlebihan sering kali berasal dari bahan deterjen seperti SLS. Selain itu, sampo dengan SLS biasanya memberikan sensasi âkesatâ setelah dibilas, terutama pada rambut yang kering atau diwarnai.
Sebaliknya, sampo bebas SLS (SLS-free) cenderung menghasilkan busa lebih sedikit dan terasa lebih lembut di kulit kepala.
Dampak SLS bagi Kesehatan Rambut
SLS bekerja dengan cara mengikat minyak dan kotoran, lalu melarutkannya dengan air. Masalahnya, minyak alami (sebum) yang sebenarnya berfungsi melindungi rambut dan kulit kepala juga ikut terangkat.
Penggunaan sampo mengandung SLS secara rutin dapat menyebabkan rambut menjadi:
Kering dan kusam
Mudah patah dan bercabang
Lebih sulit diatur
Pada kulit kepala sensitif, SLS juga berpotensi menimbulkan iritasi, rasa gatal, kemerahan, bahkan ketombe. Dalam jangka panjang, kondisi kulit kepala yang tidak sehat dapat memengaruhi pertumbuhan rambut dan meningkatkan risiko kerontokan.
Bagi pemilik rambut yang diwarnai atau melalui proses kimia (seperti smoothing atau bleaching), SLS dapat mempercepat memudarnya warna rambut, karena sifatnya yang cukup keras dalam mengangkat zat kimia.
Apakah SLS Selalu Buruk?
Perlu dipahami bahwa SLS tidak sepenuhnya berbahaya bagi semua orang. Pada rambut normal dan kulit kepala yang tidak sensitif, SLS masih dianggap aman jika digunakan dalam batas wajar. Namun, bagi mereka yang memiliki rambut kering, keriting, rusak, atau kulit kepala sensitif, menghindari SLS bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Sebagai alternatif, pilih sampo dengan bahan pembersih yang lebih lembut seperti Coco Glucoside, Sodium Cocoyl Isethionate, atau Decyl Glucoside.
Mengenali kandungan SLS dalam sampo sangat penting untuk menjaga kesehatan rambut jangka panjang. Dengan membiasakan diri membaca label dan memahami kebutuhan rambut sendiri, Anda dapat memilih sampo yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga merawat rambut secara optimal.***
- Cara kenali shampo mengandung SLS
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.