Mas Kawin Unik Boiyen dari Rully Kembali Disorot di Tengah Gugatan Cerai
Rabu, 28 Jan 2026, 18:18 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar yang sempat berlangsung tertutup dan jauh dari sorotan media, kini kembali menjadi perbincangan publik.
Bukan hanya karena kabar gugatan cerai yang mencuat ketika usia pernikahan mereka baru menginjak dua bulan, tetapi juga karena mas kawin unik yang dulu diberikan Rully kepada Boiyen dan sarat makna personal.
Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@boiyenpesek
Boiyen resmi menikah dengan Rully Anggi Akbar pada 15 November 2025. Akad nikah digelar secara khidmat di kawasan ICE BSD, Tangerang Selatan. Saat itu, suasana pernikahan berlangsung sederhana namun penuh simbol, mencerminkan keinginan pasangan untuk merayakan momen sakral tanpa hingar-bingar publik.
Baru belakangan ini detail pernikahan mereka kembali ramai dibicarakan, seiring mencuatnya kabar keretakan rumah tangga.
Mas Kawin Unik
Mas kawin yang diberikan Rully kepada Boiyen tergolong tidak biasa. Ia menyerahkan perhiasan emas seberat 15 gram serta uang tunai sebesar Rp110.002.025. Angka tersebut bukan dipilih secara acak.
Mahar itu dirancang khusus untuk mencerminkan tanggal pernikahan mereka: 15-11-2025. Angka 15 diwujudkan dalam berat emas, sementara 110.002.025 merepresentasikan hari, bulan, dan tahun akad nikah yang menjadi momen penting bagi keduanya.
Pada saat pernikahan berlangsung, mahar tersebut dipandang sebagai simbol keseriusan dan perhatian Rully terhadap detail. Banyak yang menilai bahwa mas kawin dengan konsep tanggal pernikahan memiliki makna emosional mendalam, karena menjadi pengingat abadi akan hari dimulainya kehidupan bersama.
Tak sedikit pula yang mengapresiasi pilihan itu sebagai bentuk romantisme modern yang sederhana namun personal.
Namun kini, makna manis tersebut justru kembali disorot dalam konteks yang berbeda. Gugatan cerai yang muncul hanya dua bulan setelah akad nikah memunculkan beragam spekulasi publik.
Mahar yang dahulu dipuji karena filosofinya, kini menjadi simbol kontras antara harapan di awal pernikahan dan realita yang harus dihadapi pasangan tersebut dalam waktu singkat.
Meski demikian, hingga saat ini baik Boiyen maupun Rully belum membeberkan secara detail alasan di balik gugatan cerai yang diajukan. Keduanya juga relatif menjaga sikap dengan tidak membuka terlalu banyak informasi ke publik.
Sikap ini membuat perhatian masyarakat kembali tertuju pada momen awal pernikahan mereka, termasuk mas kawin yang sempat menjadi perbincangan hangat.***