Saat Busana Mewah Tak Menolong, Penampilan Go Youn Jung di Can This Love Be Translated Tuai Kritik Fashion

Selasa, 27 Jan 2026, 07:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Meskipun mengenakan busana desainer mahal mulai dari Chanel hingga Self Portrait, gaya berpakaian Go Youn Jung dalam drama Can This Love Be Translated menuai beragam reaksi. Pilihan gaya yang dikenakannya dinilai tidak selalu menyanjung penampilan sang aktris.

Drama Can This Love Be Translated sendiri berhasil memikat penonton melalui sinematografi yang indah dan visual yang memanjakan mata. Namun demikian, tidak semua momen mode pemeran utama wanitanya mendapatkan pujian secara menyeluruh.

Ket. Foto: Can Love Be Translated — Sumber: Tangkapan Layar

Go Youn Jung dikenal luas berkat kecantikan dengan rasio berlian serta kehadirannya yang memukau di layar kaca. Dalam drama ini, ia ditata dengan beragam busana mulai dari pakaian terjangkau hingga rancangan desainer kelas atas, meski beberapa penampilan justru gagal meningkatkan aura bintangnya.

Sebagai duta Chanel, Go Youn Jung secara alami membawa merek-merek mewah ke pusat perhatian publik. Namun, pengamatan yang lebih cermat menunjukkan bahwa busana dengan harga tinggi pun tidak selalu tampil maksimal di layar.

Dalam salah satu adegan malam hari, Go Youn Jung terlihat mengenakan gaun mini berpayet yang dipadukan dengan blazer kebesaran dan sandal platform Roger Vivier Viv Choc. Kombinasi ini seharusnya memancarkan kesan anggun untuk acara malam.

Pada praktiknya, garis lebar dan panjang blazer tersebut justru memperpendek tampilan kakinya secara visual. Sementara itu, potongan rok mini menonjolkan area paha secara berlebihan.

Penampilan lain yang memadukan jaket longgar sepanjang pinggul dengan celana jeans lurus dan sepatu bot tinggi berwarna gelap juga tampak kurang proporsional. Busana tersebut tidak memberikan keseimbangan yang ideal bagi siluet tubuhnya.

Dalam sudut pengambilan gambar seluruh tubuh, kontras blok warna memecah garis tubuhnya. Hal ini membuat tubuhnya terlihat lebih pendek dibandingkan jika ia mengenakan jaket yang lebih pas atau sepatu bot dengan potongan lebih rendah.

Gaun sutra hijau karya Avouavou yang pada dasarnya romantis dan elegan juga mengalami kendala visual. Pita yang diikatkan di leher justru mengganggu kelancaran desain dan mengurangi pesona lembut gaun tersebut.

Detail tambahan tersebut membuat daya tarik desain yang ringan menjadi berkurang. Akibatnya, keindahan alami dari gaun sutra tersebut tidak tersampaikan secara optimal.

Penampilan Go Youn Jung di bandara juga dinilai kurang berhasil oleh sebagian pengamat mode. Ia mengenakan blus sifon merah muda pastel berlengan kerut yang dipadukan dengan celana jeans ketat.

Meskipun kombinasi ini cukup mudah ditebak, gaya tersebut terasa lebih ketinggalan zaman dibandingkan elegan. Tampilan tersebut mengingatkan pada tren awal 2010-an alih-alih gaya modern yang chic.

Sebagai pakaian santai seorang aktris utama, busana ini dinilai kurang memiliki daya tarik yang diharapkan. Kesan segar dan kontemporer yang seharusnya muncul justru tidak terlihat.

Dalam adegan lainnya, Go Youn Jung tampil dengan atasan bermotif bunga yang cenderung terlihat kuno. Siluet serta motifnya terasa lebih tradisional dibandingkan kontemporer.

Pilihan ini menciptakan kontras dengan citra pahlawan wanita modern yang ingin ditampilkan dalam drama. Akibatnya, karakter yang dibangun terasa kurang konsisten secara visual.

Desain yang lebih sederhana dan minimalis dinilai akan menciptakan tampilan yang lebih bersih. Pendekatan tersebut juga akan lebih selaras dengan keanggunan alami yang dimiliki Go Youn Jung.

Bahkan penggunaan kain tweed Chanel yang berulang pun tidak sepenuhnya berhasil. Salah satu set tweed berwarna merah muda dengan motif padat justru menimbulkan kesan kurang menguntungkan.

Gaya rambut sanggul rapi serta kalung mutiara bertumpuk dalam tampilan tersebut memperpendek lehernya secara visual. Selain itu, volume pada wajah terlihat bertambah sehingga membuatnya tampak lebih dewasa dari yang diinginkan.

Di runway, potongan busana serupa biasanya dibuat lebih longgar di sekitar garis leher. Pendekatan tersebut memberikan kesan ringan yang sayangnya tidak muncul dalam versi drama.

Dari sisi positif, penampilan Go Youn Jung dalam gaun biru Self Portrait memberikan siluet yang lebih menawan. Busana ini menciptakan kesan ringan dan seimbang pada keseluruhan penampilannya.

Meski demikian, penyederhanaan aksesori dinilai masih dapat meningkatkan harmoni visual. Langkah tersebut dapat dilakukan tanpa mengorbankan kesan sederhana yang sudah tercipta.

Perbandingan antara penampilan Go Youn Jung di acara Chanel dalam kehidupan nyata dengan gaya di drama menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Busana di dunia nyata terasa lebih terarah dan ekspresif dibandingkan versi layar kaca.

Proporsi busana yang terlalu besar serta penataan rambut yang kurang rapi dalam drama mengurangi kesan tajam dan canggih. Padahal, citra tersebut dengan mudah ditampilkan Go Youn Jung di luar peran dramanya.

  • Outfit Go Youn Jung di Can This Love Be Translated
  • Go Youn Jung

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.