Dulu Tak Berdaya, Aurelie Moeremans Kini Kantongi Bukti Kuat Seret Pelaku Child Grooming ke Penjara!

Senin, 26 Jan 2026, 09:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris berbakat Aurelie Moeremans baru saja menghebohkan publik dengan merilis sebuah buku otobiografi mendalam berjudul 'Broken Strings'. Karya literasi ini secara berani mengupas tuntas kisah pilu masa lalunya saat menjadi korban praktik child grooming pada usia yang masih sangat belia, yakni 15 tahun.

Dalam narasi yang menyayat hati tersebut, Aurelie membagikan pengalaman pahitnya menjadi target manipulasi oleh seorang aktor yang usianya jauh lebih tua. Tidak berhenti pada intimidasi mental, bintang film ini juga mengaku harus menelan kenyataan pahit karena sempat mengalami tindakan kekerasan seksual dari oknum tersebut.

Ket. Foto: Aurelie Moeremans — Sumber: Instagram/aurelie

Perjuangan Mencari Keadilan yang Terhambat

Perjuangan Aurelie untuk menyelamatkan diri dan mencari keadilan di masa lalu berhasil menyentuh hati jutaan warganet yang membaca pengakuannya. Lewat buku tersebut, ia menceritakan bagaimana upayanya mencari perlindungan hukum di masa remaja justru menemui jalan buntu yang menyesakkan.

Aurelie sempat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib, namun laporan itu tidak dapat diproses lebih lanjut karena keterbatasan bukti fisik.

"Ngomong-ngomong soal jalur hukum, sebenarnya kan dulu aku pernah mau proses ya sama orang tua aku. Tapi memang kata seseorang bukti aku tuh gak cukup, gak cukup kuat gitu karena gak ada video dan lain-lain," kata Aurelie Moeremans mengutip dari akun YouTube pribadinya pada Minggu (25/1).

Amunisi Baru dari Kekuatan Netizen

Namun, angin segar nampaknya mulai berpihak pada perempuan berdarah Belgia ini setelah bukunya resmi beredar luas di pasaran. Pasca perilisan, Aurelie mengaku kini telah mengantongi amunisi baru yang jauh lebih kuat untuk menyeret pelaku ke ranah hukum setelah sekian lama bungkam.

Secara mengejutkan, banyak orang yang tiba-tiba menghubunginya untuk memberikan berbagai bukti tambahan terkait perilaku buruk sang pelaku di masa lampau. Kekuatan netizen dan para pembaca dalam mengumpulkan kepingan bukti yang hilang kini menjadi petunjuk krusial bagi Aurelie untuk menegakkan keadilan yang tertunda.

"Nah, ngomong-ngomong soal bukti kurang kuat, semenjak buku aku keluar ada beberapa orang yang kontak aku dan kasih aku bukti-bukti yang tadinya aku gak punya," bebernya dengan nada penuh harap.

Istri dari Tyler Bigenho ini merasa bahwa rentetan bukti yang terungkap secara tiba-tiba ini bukanlah sekadar kebetulan belaka dalam hidupnya.

Misi Perubahan dan Pertanda Keadilan

Aurelie meyakini bahwa fenomena ini merupakan sebuah pertanda bahwa keadilan memang merupakan sesuatu yang harus diperjuangkan sekuat tenaga. Meski awalnya hanya berniat untuk berdamai dengan trauma masa lalu, ia kini mulai mempertimbangkan langkah hukum yang lebih serius dan terukur.

Fokus utama Aurelie sebenarnya adalah menciptakan kesadaran kolektif masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya child grooming di lingkungan sekitar.

"Dulu aku memang gak mendapatkan keadilan yang seharusnya jadi hak aku, tapi kalau misalnya buku ini bisa membantu kalian mendapatkannya, aku menang. Mungkin itu pertanda, who knows kita lihat aja. Tapi tujuan utama aku mengeluarkan buku ini ya tetap mengajak perubahan," tegasnya menutup pernyataan.

Langkah berani Aurelie ini diharapkan dapat memutus rantai kekerasan seksual di industri hiburan dan memberikan keberanian bagi korban lain untuk bersuara. Publik kini menanti perkembangan selanjutnya mengenai apakah bukti-bukti baru tersebut akan benar-benar membawa sang predator ke balik jeruji besi.

  • Aurelie Moeremans
  • Broken Strings Aurelie Moeremans

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.