Apa Itu Kolonoskopi? Mengenal Prosedur Medis yang Dijalani Lula Lahfah Sebelum Meninggal Dunia

Senin, 26 Jan 2026, 17:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Meninggalnya Lula Lahfah di usia 26 tahun memicu perhatian publik pada kondisi kesehatan sang selebgram yang sempat berjuang melawan komplikasi penyakit.

Salah satu prosedur medis yang dijalani almarhumah sebelum wafat adalah kolonoskopi, menyusul adanya diagnosis peradangan dan pembengkakan usus.

Ket. Foto: Lula Lahfah. — Sumber: Instagram @lulalahfah

Lantas, apa itu kolonoskopi dan mengapa prosedur ini sangat penting bagi pasien dengan masalah pencernaan kronis?

Artikel ini akan mengulas lengkap fungsi kolonoskopi dalam mendeteksi luka, polip, hingga peradangan pada usus besar sebagaimana yang dialami oleh Lula Lahfah, berikut penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Kolonoskopi?

Berdasarkan tinjauan medis, kolonoskopi merupakan prosedur pemeriksaan yang bertujuan untuk mendeteksi adanya luka, iritasi, polip, hingga potensi kanker pada usus besar dan rektum (bagian akhir usus besar yang terhubung ke anus).

Prosedur ini menggunakan alat bernama kolonoskop, yaitu selang elastis berdiameter sekitar 1,5 cm yang dilengkapi kamera di ujungnya. Kamera tersebut berfungsi mengirimkan visual kondisi bagian dalam usus ke monitor dokter secara real-time.

Bagaimana Prosesnya?

  1. Pemberian Bius: Sebelum selang dimasukkan, pasien akan diberikan obat bius untuk memastikan kenyamanan selama prosedur berlangsung.

  2. Visualisasi Usus: Dokter akan memantau monitor untuk melihat apakah ada jaringan yang tidak normal atau mencurigakan.

  3. Biopsi (Jika Diperlukan): Apabila ditemukan jaringan abnormal, dokter dapat langsung mengambil sampel jaringan tersebut untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.

Kapan Seseorang Perlu Menjalani Kolonoskopi?

Tindakan ini umumnya tidak diperlukan bagi orang yang sehat tanpa keluhan. Namun, tim medis akan sangat menyarankan kolonoskopi bagi individu dengan kondisi berikut:

  • Memiliki gejala gangguan pencernaan kronis (seperti usus bengkak atau radang usus).

  • Memiliki riwayat pribadi atau keluarga terkait polip usus besar.

  • Memiliki riwayat keluarga dengan kanker usus besar.

  • Perlu melakukan deteksi dini secara berkala untuk mencegah komplikasi yang lebih berat.

Pemeriksaan ini dianggap sebagai langkah deteksi dini yang sangat efektif dan aman jika dilakukan oleh tenaga medis ahli.

Dalam kasus Lula Lahfah, kolonoskopi menjadi bagian dari upaya medis untuk menangani peradangan usus yang dialaminya sebelum kondisi kesehatannya menurun.

Sebagai kesimpulan, kolonoskopi adalah alat diagnosis vital yang aman dan efektif untuk mengevaluasi kesehatan usus besar secara menyeluruh.

Meskipun menjadi bagian dari perjalanan medis Lula Lahfah sebelum meninggal dunia, prosedur ini tetap menjadi standar emas dalam pencegahan kanker dan penanganan radang usus.

Selalu pastikan untuk melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan yang kompeten guna mendapatkan diagnosis yang akurat.

Semoga informasi mengenai prosedur medis ini dapat memberikan wawasan baru bagi Cantiks untuk lebih peduli terhadap kesehatan sistem pencernaan, ya!

  • Lula Lahfah
  • penyebab lula lahfah meninggal

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.