Manohara Akui Kerap Dibawa ke Dukun Untuk Lakukan Ritual Hitam, Borok Sang Ibu Terungkap

Selasa, 20 Jan 2026, 12:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pengakuan Manohara kembali menarik perhatian publik setelah ia membuka lembaran kelam masa kecilnya yang sarat luka batin. Model dan aktris kelahiran 1992 ini mengisahkan pengalaman traumatis yang ia alami sejak usia belia, pengalaman yang hingga kini masih meninggalkan bekas mendalam dalam hidupnya.

Dalam ceritanya, Manohara menyebut bahwa ia pernah dipaksa menjalani berbagai ritual yang tidak masuk akal dan menakutkan. Ia harus meminum air yang diklaim sebagai bagian dari prosesi spiritual, dimandikan dengan minyak tertentu, serta dilibatkan dalam praktik-praktik yang membuatnya ketakutan dan kebingungan.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@manodelia

"Saya dipaksa minum air ritual, mandi minyak, dan menjalani praktik-praktik yang menakutkan serta membingungkan. Pengalaman-pengalaman ini traumatis dan terus membekas hingga saya dewasa," ungkapnya.

Bagi seorang anak, situasi tersebut bukan hanya sulit dipahami, tetapi juga menimbulkan trauma berkepanjangan yang terus menghantui hingga ia beranjak dewasa.

Menyadari bahwa kisah ini menyentuh ranah sensitif, Manohara merasa perlu meluruskan persepsi publik. Ia menegaskan bahwa apa yang ia alami sama sekali tidak berkaitan dengan ajaran agama tertentu. Menurutnya, tindakan-tindakan tersebut merupakan bentuk penyimpangan dan kekerasan, bukan representasi dari keyakinan Islam.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa praktik ilmu hitam atau ritual mistis yang merugikan orang lain justru bertentangan dengan ajaran Islam. Manohara juga menambahkan bahwa banyak sahabatnya yang beragama Islam menjalani kehidupan yang normal dan sehat, tanpa mempercayai atau melakukan praktik-praktik seperti yang pernah dipaksakan kepadanya.

Pernyataan ini disampaikan agar publik tidak salah paham dan tidak mengaitkan pengalaman pribadinya dengan agama secara keseluruhan.

Bagi Manohara, inti dari permasalahan ini bukan soal kepercayaan, melainkan soal kekerasan terhadap anak. Ia memandang apa yang dialaminya sebagai bentuk pelecehan dan abuse yang dibungkus dengan narasi mistis. Dalam posisinya sebagai seorang anak, ia tidak memiliki kuasa untuk menolak, sehingga harus menanggung dampak psikologis yang berat.

Melalui unggahan di Instagram Story, Manohara mencurahkan perasaan yang selama ini ia pendam. Ia mengungkapkan betapa dalamnya luka emosional yang ia rasakan sejak kecil, hingga memengaruhi hubungannya dengan sosok yang seharusnya menjadi tempat berlindung. Bahkan, ia mengaku mengalami kesulitan untuk menyebut orang tersebut sebagai “ibu”.

Baginya, peran seorang ibu seharusnya identik dengan kasih sayang, perlindungan, dan rasa aman. Namun pengalaman yang ia alami justru bertolak belakang dengan nilai-nilai kemanusiaan tersebut. Pengakuan ini menjadi bentuk keberanian Manohara untuk bersuara, sekaligus pengingat bahwa kekerasan terhadap anak bisa terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk yang tersembunyi di balik dalih spiritual atau mistis.

  • Manohara dibawa ke dukun

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.