Angkuh Ogah Minta Maaf ke Wardatina Mawa, Inara Rusli Alami Cancel Culture

Jum'at, 16 Jan 2026, 15:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Inara Rusli belakangan menjadi sorotan tajam publik. Bukan karena prestasi atau karya terbaru, melainkan akibat sikapnya dalam polemik hubungan dengan Insanul Fahmi yang kini berujung pada gelombang boikot dari masyarakat luas.

Inara disebut mulai mengalami cancel culture setelah dinilai tidak menunjukkan penyesalan dan enggan meminta maaf kepada Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@mommy_starla

Kegeraman publik bermula dari pernyataan dan sikap Inara yang dianggap lebih membela diri ketimbang mengakui kesalahan. Dalam beberapa kesempatan, ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui status pernikahan Insanul Fahmi. Namun, alih-alih meredakan amarah, pembelaan tersebut justru dinilai netizen sebagai bentuk keangkuhan dan pengalihan tanggung jawab moral.

Publik menilai bahwa terlepas dari klaim ditipu, Inara tetap memiliki kewajiban etis untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Wardatina Mawa sebagai pihak yang paling dirugikan.

Ketidakhadiran permintaan maaf inilah yang kemudian memicu label “ogah minta maaf” melekat kuat pada dirinya, sekaligus menyulut gelombang kritik yang semakin meluas.

Diduga Alami Cancel Culture

Dampak dari kekecewaan publik itu mulai terlihat nyata. Salah satu indikasi terkuat adalah pembatalan kehadiran Inara Rusli sebagai bintang tamu dalam acara talkshow Rumpi.

Poster yang menampilkan namanya sempat beredar di media sosial, namun langsung menuai protes keras dari warganet. Tak sedikit yang menandai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai bentuk penolakan terhadap tampilnya Inara di layar kaca.

Tekanan publik tersebut berujung pada dihapusnya poster promosi acara, sekaligus hilangnya nama Inara dari daftar bintang tamu Rumpi yang dijadwalkan tayang pada 12 Januari 2026.

Pembatalan mendadak ini semakin menguatkan anggapan bahwa Inara tengah menghadapi cancel culture, di mana ruang publik dan media perlahan menutup pintu akibat tekanan opini masyarakat.

Kontroversi Inara sebelumnya juga dipicu oleh penampilannya dalam podcast Denny Sumargo. Dalam podcast tersebut, sejumlah pernyataannya dinilai kurang empatik dan cenderung menempatkan dirinya sebagai korban utama, tanpa menyinggung secara tegas penderitaan pihak istri sah. Alih-alih mendapat simpati, kemunculan itu justru memperbesar api kemarahan netizen.

Fenomena yang dialami Inara Rusli menjadi gambaran bagaimana opini publik kini memiliki kekuatan besar dalam menentukan nasib figur publik. Ketika empati dan tanggung jawab moral dianggap absen, cancel culture pun menjadi konsekuensi yang sulit dihindari.***

  • Inara Rusli cancel culture

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.