- Home
-
- Entertainment
-
- Kuasa Hukum Inara Rusli ...
Kuasa Hukum Inara Rusli Sebut Mawa Tak Sopan Karena Laporkan Insanul Fahmi: 'Harusnya Taati Suami'
Kamis, 15 Jan 2026, 14:30 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernyataan kuasa hukum Inara Rusli kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya menyebut Wardatina Mawa tidak sopan karena melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi ke polisi, kini sang kuasa hukum menyinggung kewajiban istri untuk taat kepada suami berdasarkan aturan Islam. Pernyataan tersebut pun memicu reaksi keras dari warganet.
Dilansir dari kanal YouTube Seleb Oncam News, kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan SH menegaskan bahwa dalam konteks rumah tangga, seorang istri memiliki kewajiban untuk menaati suaminya.
Ia menyampaikan pandangannya dengan merujuk pada aturan dalam Islam yang menempatkan ketaatan istri kepada suami sebagai salah satu prinsip dasar dalam pernikahan.
âSecara aturan Islam, kamu harus taat pada suami,â ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan setelah Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi ke pihak kepolisian. Menurut kuasa hukum, langkah hukum yang diambil Mawa dinilai tidak tepat, terlebih ia masih menerima nafkah dari suaminya, Insanul Fahmi. Hal inilah yang kemudian menjadi dasar penilaian bahwa tindakan Mawa dianggap tidak sopan.
âKalau mau berpanjang-panjangan saya himbau untuk saudara M, kamu pikir baik-baik ya. Perkara hukum itu enggak enak loh, jangan juga upaya hukum itu untuk dinikmati,â kata kuasa hukum Inara Rusli.
Ia menambahkan bahwa proses hukum bukanlah jalan yang mudah dan cenderung melelahkan bagi semua pihak yang terlibat. Oleh karena itu, ia kembali menyarankan agar perkara tersebut diselesaikan melalui mekanisme restorative justice.
âItu adalah upaya yang sangat melelahkan, sehingga saran daripada saya tempuhlah restorative justice. Toh kamu juga masih menerima nafkah dari suamimu, Fahmi,â lanjutnya.
Kuasa hukum tersebut menilai adanya kontradiksi ketika seseorang masih menerima nafkah, namun di saat yang sama melaporkan pihak yang memberi nafkah ke jalur hukum. Menurutnya, sikap tersebut tidak mencerminkan etika yang baik dalam hubungan rumah tangga.
âJadi dalam hal ini kamu menerima nafkah dari dia, terus kamu melaporkan dia, menurut saya kamu yang kurang sopan,â tegasnya.
Namun, pernyataan ini justru menuai reaksi keras dari warganet. Banyak pihak menilai bahwa argumen ketaatan istri tidak bisa digunakan untuk membenarkan tindakan yang dinilai keliru. Warganet juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang membela kesalahan dengan alasan apa pun, termasuk dalih agama.
Sejumlah netizen menyoroti fakta bahwa Insanul Fahmi disebut-sebut tidak memberi tahu Wardatina Mawa terkait rencana poligami. Hal tersebut dianggap sebagai pelanggaran kejujuran dalam rumah tangga dan menjadi alasan kuat bagi Mawa untuk memperjuangkan haknya.
âJangan pakai agama untuk membenarkan yang salah,â tulis salah satu warganet. Ada pula yang menegaskan bahwa ketaatan dalam pernikahan harus disertai dengan keterbukaan dan keadilan dari pihak suami.
Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan publik terbelah antara mendukung penyelesaian damai dan membela hak Wardatina Mawa untuk mencari keadilan.***
- Kuasa hukum Inara Rusli ingin restorative justice
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.