Beberapa judul drama populer bahkan sempat mendapat respons dari lembaga pengawas penyiaran Korea Selatan karena dianggap menampilkan relasi usia yang tidak setara.
Penggambaran hubungan tersebut memicu diskusi luas mengenai batas etika dalam cerita fiksi yang ditayangkan di televisi nasional maupun platform global.
1. Backstreet Rookie (2020)
Backstreet Rookie merupakan drama Korea yang tayang pada 19 Juni hingga 8 Agustus 2020 dengan total 16 episode. Drama ini disutradarai oleh Lee Myoung-woo dan ditulis oleh Son Geun-joo dengan genre romantis, komedi, dan workplace drama.
Cerita Backstreet Rookie berfokus pada Choi Dae-hyun, seorang manajer toko serba ada yang menjalani kehidupan sederhana. Ia kembali bertemu Jung Saet-byul, seorang gadis yang pernah ia jumpai di masa lalu, dan pertemuan tersebut menjadi titik awal perkembangan cerita.
Dalam alur cerita, Jung Saet-byul kemudian bekerja paruh waktu di toko milik Choi Dae-hyun. Hubungan kerja tersebut perlahan berkembang menjadi relasi personal yang menjadi inti konflik dan romansa dalam drama ini.
Meskipun meraih popularitas tinggi dan rating yang cukup baik, drama ini menuai kritik dari sebagian penonton. Kritik tersebut terutama ditujukan pada penggambaran awal hubungan antara pria dewasa dan gadis yang masih berstatus pelajar SMA saat pertama kali mereka bertemu.
Sejumlah pengamat media menilai beberapa adegan berpotensi meromantisasi relasi yang tidak setara dari sisi usia dan posisi sosial. Drama ini juga dilaporkan menerima peringatan dari Komisi Standar Komunikasi Korea karena konten tertentu dianggap provokatif dan tidak sensitif.
2. Young Lady and Gentleman (2021â2022)
Young Lady and Gentleman merupakan drama akhir pekan yang tayang dari 25 September 2021 hingga 27 Maret 2022. Serial ini memiliki total 52 episode, disutradarai oleh Shin Chang-seok, dan ditulis oleh Kim Sa-kyung dengan genre drama keluarga dan romantis.
Drama ini mengisahkan Lee Young-guk, seorang duda kaya raya yang memiliki tiga orang anak. Ia kemudian mempekerjakan Park Dan-dan sebagai tutor sekaligus pengasuh bagi anak-anaknya.
Seiring berjalannya cerita, hubungan kerja antara Lee Young-guk dan Park Dan-dan berkembang menjadi hubungan personal. Alur tersebut menjadi daya tarik utama drama sekaligus pemicu emosi bagi penonton setia drama keluarga akhir pekan.
Sorotan publik muncul ketika terungkap bahwa Lee Young-guk pertama kali bertemu Park Dan-dan saat perempuan itu masih berusia 13 tahun. Latar pertemuan awal ini dianggap sensitif oleh sebagian penonton karena melibatkan perbedaan usia yang cukup jauh.
Meskipun hubungan romantis baru digambarkan berkembang ketika karakter Park Dan-dan telah dewasa, adegan kilas balik tersebut tetap menuai kritik. Sebagian penonton menilai narasi ini berada di wilayah abu-abu yang mendekati konsep grooming dalam konteks cerita fiksi.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Young Lady and Gentleman mencatatkan rating tinggi selama masa penayangannya. Drama ini juga dikenal luas sebagai salah satu serial keluarga akhir pekan yang sukses secara komersial di Korea Selatan.
Kedua drama tersebut hingga kini masih tersedia dan dikenang sebagai bagian dari industri hiburan Korea yang memiliki jangkauan global. Di sisi lain, keberadaannya terus memicu diskusi publik tentang pentingnya batasan etis dalam penggambaran relasi usia di layar kaca.