- Home
-
- Entertainment
-
- Mengaku Kerap di-KDRT Da...
Mengaku Kerap di-KDRT Daehoon, Kejanggalan Pengakuan Jule Disorot!
Minggu, 11 Jan 2026, 07:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Pengakuan Julia Prastini yang menyebut dirinya kerap mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh Daehoon masih menjadi perbincangan panas di media sosial.
Alih-alih mendapat simpati penuh, klaim tersebut justru menuai banyak pertanyaan dari netizen yang menilai ada sejumlah kejanggalan dalam cerita yang beredar melalui tangkapan layar percakapan viral.
Salah satu hal yang paling disorot publik adalah keputusan Julia yang mengaku memilih berselingkuh berkali-kali alih-alih menempuh jalur hukum. Banyak netizen mempertanyakan logika di balik tindakannya, terutama di tengah maraknya edukasi tentang hak korban KDRT dan kemudahan pelaporan yang kini tersedia.
âKlo KDRT tinggal visum trs bikin laporan, tuntut Jul⦠bukan malah selengki,â tulis salah satu komentar yang ramai dibagikan ulang.
Respon Warganet
Komentar tersebut mencerminkan keraguan sebagian warganet terhadap narasi yang disampaikan Julia. Menurut mereka, jika kekerasan memang terjadi secara berulang, langkah paling masuk akal adalah mengumpulkan bukti medis dan melapor ke pihak berwajib, bukan justru menjalin hubungan dengan pria lain. Pilihan Julia untuk berselingkuh dinilai kontradiktif dengan pengakuannya sebagai korban.
Tak hanya soal jalur hukum, netizen juga menyinggung jejak digital Julia di media sosial. Beberapa pengguna mengklaim tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik dalam video atau unggahan yang menampilkan Julia selama menjalin hubungan dengan Daehoon.
âWkwkw KDRT-nya mungkin karena ketawan selingkuh, tapi klo diliat video2 dia ga ada itu bekas kena kekerasan,â komentar netizen lain yang ikut viral.
Pernyataan tersebut kembali memicu perdebatan panjang. Di satu sisi, sebagian netizen menilai absennya bukti visual menjadi alasan kuat untuk meragukan klaim KDRT. Namun di sisi lain, ada pula yang mengingatkan bahwa kekerasan tidak selalu meninggalkan bekas fisik yang terlihat kamera. Meski begitu, publik tetap menilai Julia kurang konsisten dalam menjelaskan kronologi dan dampak kekerasan yang ia alami.
Keputusan Julia untuk mengaitkan perselingkuhan sebagai respons atas tekanan emosional juga dinilai tidak cukup menjelaskan tindakannya. Alih-alih dianggap sebagai korban yang mencari jalan keluar, sebagian netizen melihat hal tersebut sebagai upaya pembenaran atas kesalahan pribadi. Hal ini semakin memperkuat anggapan bahwa pengakuan KDRT baru muncul setelah isu perselingkuhan terbongkar ke publik.
Hingga kini, baik Julia Prastini maupun Daehoon belum memberikan klarifikasi resmi secara terbuka terkait tudingan tersebut. Tanpa laporan polisi atau bukti konkret, pengakuan Julia masih berada di wilayah klaim sepihak yang sulit diverifikasi. Kasus ini pun menjadi contoh bagaimana pengakuan sensitif seperti KDRT dapat dengan cepat berubah menjadi polemik ketika tidak disertai langkah hukum dan penjelasan yang konsisten.***
- Kejanggalan pengakuan KDRT Jule
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.