Disentil Soal Putus Hubungan dengan Ibunda, Manohara Langsung Beri Klarifikasi Tegas

Rabu, 07 Jan 2026, 10:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Manohara Odelia Pinot memberikan respons terkait keputusannya memutus kontak dengan sang ibunda, Daisy Fajarina. Ia mengaku memutuskan untuk menutup jalinan komunikasi dengan sang ibunda setelah Manohara mendapatkan kuasa atas dirinya sendiri.

Menurut Manohara, masa mudanya penuh dengan tekanan sehingga perbuatan sang ibunda telah menimbulkan luka berkepanjangan terhadap dirinya. Oleh sebab itu, Manohara pun memutuskan untuk lepas dan mengakhiri kontak dengan sang ibu.

Ket. Foto: Manohara — Sumber: Instagram/manodelia

Keputusan Manohara tersebut kemudian mendapatkan respons dari pengguna media sosial. "Seburuk-buruknya, dia masih seorang ibu," tulis pengguna media sosial itu.

Manohara pun memberikan bantahan terkait pernyataan dari pengguna media sosial itu. Ia menuturkan bahwa memaklumi hanya karena orang yang berbuat salah adalah seorang ibu merupakan pola pikir yang salah.

20260107092028_mn-2.jpeg

"Berapa kali saya mendapatkan respons seperti ini ketika mencari bantuan di masa muda saya. Pola pikir ini sebagian menjadi alasan mengapa kekerasan dalam rumah tangga terus berlanjut... pola pikir ini memprioritaskan biologi daripada pertanggungjawaban dan mengajarkan korban untuk tetap diam," tegas Manohara.

Menurutnya, sosok ibu seharusnya menjadi penolong dan membantu anaknya saat mengalami kesulitan. Namun, Manohara menilai ibundanya malah menjadikannya alat untuk mendapatkan keuntungan pribadinya sendiri.

"Seorang ibu melindungi, mengasuh, bertindak demi kepentingan terbaik anak, tidak mengeksploitasi, memperdagangkan, atau membahayakan anak," terangnya.

"Ketika seseorang berulang kali menyakiti anaknya, menggunakan anak tersebut untuk keuntungan pribadi, atau menempatkannya dalam bahaya, mereka melanggar definisi keibuan, bukan memenuhinya," kata Manohara lagi.

Oleh sebab itu, Manohara tidak merasa setuju jika semua kesalahan harus dimaafkan hanya karena status sebagai seorang ibu.

"Mengatakan 'dia tetap ibumu' menyederhanakan peran ibu hanya pada rahim, bukan tanggung jawab," imbuhnya.

Manohara menegaskan bahwa hubungan antara ibu dan anak seharusnya didasarkan pada tanggung jawab, kasih sayang, dan perlindungan. Ia menekankan bahwa bila seorang ibu menyakiti atau mengeksploitasi anaknya, hal tersebut jelas melanggar hak anak.

Keputusan Manohara untuk memutus komunikasi dengan sang ibu menjadi bukti bahwa ia menempatkan kesejahteraan diri di atas norma sosial. Hal ini juga menunjukkan keberaniannya untuk menegakkan batasan demi kesehatan mental dan fisik pribadi.

Respons publik atas keputusan Manohara beragam, sebagian menyayangkan langkahnya, namun sebagian lain mendukung keputusan tersebut. Manohara sendiri menegaskan bahwa pertanggungjawaban dan perlindungan anak tidak bisa digantikan hanya karena ikatan biologis.

Dengan tegas, Manohara menyampaikan pesan bahwa peran seorang ibu seharusnya lebih dari sekadar membawa anak dalam rahim. Peran itu menuntut tanggung jawab, kasih sayang, dan perlindungan, bukan eksploitasi atau membahayakan anak.

Hingga saat ini, Manohara tetap konsisten dengan keputusannya untuk menjaga jarak dari sang ibu. Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan keluarga harus dibangun di atas dasar tanggung jawab dan rasa aman, bukan sekadar ikatan darah.

  • Manohara Terbaru
  • Manohara Putus Hubungan dengan Ibu

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.